Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perang Iran-Israel Kian Besar, MPR RI Ingatkan Pemerintah untuk Waspadai Dampak Ekonominya

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Perang Iran-Israel Kian Besar, MPR RI Ingatkan Pemerintah untuk Waspadai Dampak Ekonominya Doc: antara foto
Ket. Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto mengingatkan pemerintah mewaspadai dampak ekonomi dari konflik Israel-Iran di Timur Tengah (Timteng) terhadap sektor energi global yang berpotensi menyebabkan harga minyak dunia melonjak.

“Kalau perangnya agak lama dikit, harga minyak bisa naik, dan kalau harga minyak naik, itu pasti berdampak pada nilai tukar,” kata Bambang Pacul, sapaan karibnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (17/6).

Hal itu disampaikannya saat memberikan keterangan kepada media bersama Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto terkait respons atas konflik Iran-Israel di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Menurut dia, setiap gejolak dalam perdagangan minyak akan berdampak langsung pada penguatan dolar dan pelemahan mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

Hal tersebut, kata dia, berangkat atas kondisi sejarah pengaitan dolar terhadap minyak tahun 1971, yang sejak saat itu minyak tidak lagi dipatok dengan emas tapi dengan dolar Amerika Serikat (AS).

“Ini ilmu sederhana saja. Kalau harga minyak naik, logikanya dolar juga akan naik, dan rupiah akan melemah,” ucapnya.

Meski demikian, dia menilai dampak konflik Iran-Israel terhadap pasokan minyak Indonesia kemungkinan tidak signifikan karena jenis minyak Iran adalah minyak berat atau “heavy crude” yang hanya bisa diolah di kilang tertentu.

“Kita tidak terlalu banyak memakai minyak berat. Kilang Cilacap memang bisa, tapi itu pun tidak banyak. Artinya dari sisi teknis, pengaruh langsung terhadap kilang kita tidak terlalu besar,” tuturnya.

Dia pun menegaskan Pertamina sebagai pengelola utama sektor minyak dan BBM di Indonesia harus siap dengan berbagai skenario, termasuk potensi gejolak harga minyak dunia akibat konflik tersebut.

“Pertamina tentu sudah punya kajian dan sedang konsolidasi. Kita harap mereka siap,” katanya.

Lebih lanjut, anggota Komisi XII DPR RI itu menyinggung arah kebijakan energi nasional di bawah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto yang berkomitmen menuju kemandirian energi.

Untuk itu, dia mengatakan pihaknya akan mendalami hal tersebut dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia selaku mitra kerja komisi yang membidangi urusan energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, serta investasi itu.

“Kita akan ke mana? Karena program pemerintah sendiri hari ini mau mandiri dalam waktu dekat di bidang energi, sampai apanya? Dan langkanya seperti apa? Ini belum di-breakdown ini di Komisi VII. Nanti kami akan tanya ke Menteri ESDM,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.