Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengumuman Seleksi PPPK Kota Mataram Tahap II Diundur hingga 30 Juni 2025

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 09:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengumuman Seleksi PPPK Kota Mataram Tahap II Diundur hingga 30 Juni 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Pemerintah Kota Mataram mengumumkan bahwa pelaksanaan tes seleksi PPPK tahap II yang semula dijadwalkan pada 10–12 Mei 2025, diundur hingga 30 Juni 2025. Pelamar diminta untuk mempersiapkan diri dengan baik.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, pengumuman hasil tes pelamar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap II lingkup Pemerintah Kota Mataram, diundur hingga 30 Juni 2025.

"Sedianya pengumuman hasil tes tersebut dijadwalkan antara tanggal 16 atau 25 Juni 2025, namun sekarang mundur menjadi tanggal 30 Juni," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Taufik Priyono di Mataram, Selasa.

Hal itu sesuai informasi terakhir yang diterima dari pemerintah pusat, dan tidak ada alasan pasti sebab jadwal tersebut hanya dikirim kembali.

Berdasarkan data BKPSDM Kota Mataram, sebanyak 1.872 pelamar PPPK tahap II akan memperebutkan 30 formasi yang masih tersisa dari proses seleksi tahap sebelumnya.

Sebanyak 30 formasi itu terdiri atas formasi tenaga kesehatan dan tenaga pendidik sebanyak 29 sedangkan satu formasi tersedia untuk tenaga teknis di Dinas Pertanian.

"Pengumuman seleksi akan dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), dan jika sudah ada draf dari Panselnas, semua kabupaten/kota juga diminta menampilkan pengumuman tersebut," katanya.

Sementara menyinggung tentang sisa peserta tes PPPK tahap I dan II yang tidak lulus, Taufik mengatakan, untuk peserta yang tidak lulus akan dilakukan pengangkatan sebagai pegawai paruh waktu.

Pasalnya, semua peserta tes PPPK baik tahap I maupun tahap II dinilai memenuhi syarat karena tidak menggunakan ambang batas nilai (passing grade).

Karena itu tindak lanjut dari peserta tes PPPK yang tidak lulus masih menunggu kebijakan dari pemerintah. Dari informasi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan, mereka akan diangkat sebagai pegawai paruh waktu secara bertahap atau sekaligus.

"Intinya Kepala BKN menyebutkan peserta tes PPPK yang tidak lulus akan diangkat menjadi pegawai paruh waktu dalam tahun ini. Tapi untuk teknis dan sistem pengangkatan dari BKN belum ada," katanya.

Menurutnya, pegawai paruh waktu ini memiliki tugas dan fungsi sama, yang membedakan hanya sistem penggajian. Sesuai arahan pemerintah menyarankan pengajian disesuaikan dengan kemampuan daerah atau setara dengan upah minimum kota (UMK) masing-masing.

"Jika tidak memungkinkan, gaji pegawai paruh waktu bisa dibayarkan seperti yang diterima saat ini," katanya.

Sedangkan untuk status, yang membedakan pegawai paruh waktu tahap pertama dan kedua hanya secara struktural. Pasalnya, pegawai paruh waktu tahap pertama masuk database BKN dulu baru tes, sedangkan tahap II, tes dulu baru masuk database BKN.

Data BKPSDM Kota Mataram menyebutkan, total sisa pegawai tidak tetap (PTT) di Kota Mataram yang tidak lulus tes PPPK sebanyak 3.170 orang.

Jumlah itu terdiri atas 1.328 yang tidak lulus di pada tes PPPK tahap pertama dari total peserta 1.881 orang dan dinyatakan lulus 553 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.