Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPK Sebut Jet Pribadi Lukas Enembe Dibeli dari Dana Operasional Pemprov Papua Seharga Puluhan Miliar

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 20:02 WIB | Oleh:
KPK Sebut Jet Pribadi Lukas Enembe Dibeli dari Dana Operasional Pemprov Papua Seharga Puluhan Miliar Doc: Istimewa
Ket. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (17/6), mengungkapkan bahwa jet pribadi mantan gubernur Papua Lukas Enembe yang terkait dengan kasus dugaan suap dana operasional Papua dibeli seharga puluhan miliar.

“Ya, mencapai puluhan miliar,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. 

Menurutnya, pesawat itu diduga dibeli menggunakan dana gelap yang diambil dari program peningkatan pelayanan publik di Papua. Pembayarannya dilaporkan dilakukan secara tunai, yang dikirim melalui 19 koper yang diterbangkan langsung dari Papua.

Dikutip dari Antara, walaupun demikian, dia mengaku bahwa KPK pada saat ini belum dapat menyampaikan secara presisi mengenai angka pembelian jet pribadi tersebut.

“Ya, diduga dari APBD Papua sesuai dengan dugaan tindak pidana korupsi yang kami sangkakan dalam perkara tersebut,” jelasnya.

Pada 11 Juni 2025, KPK mengungkapkan bahwa kasus yang berkaitan dengan dugaan suap dana penunjang operasional serta program peningkatan pelayanan kedinasan kepala dan wakil kepala daerah Pemerintah Provinsi Papua tahun 2020–2022 mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp1,2 triliun.

KPK juga mengungkapkan bahwa tersangka kasus tersebut adalah mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kepala Daerah Provinsi Papua Dius Enumbi dan mantan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Akan tetapi, status tersangka Lukas Enembe gugur setelah yang bersangkutan meninggal dunia pada 26 Desember 2023.

Sebelumnya, penyidik ??KPK telah menetapkan Dius Enumbi (DE), asisten bendahara gubernur Papua, sebagai salah satu tersangka utama dalam kasus tersebut. 

"Hasil penyelidikan, uang hasil penggelapan itu digunakan untuk membeli jet pribadi yang saat ini berada di luar negeri," tambah Budi.

KPK juga tengah memeriksa kemungkinan perolehan aset lain yang dilakukan dengan dana hasil curian tersebut. Sebagai bagian dari upaya pemulihan aset, komisi tersebut tengah memeriksa orang-orang yang diduga terlibat dalam pencucian uang hasil curian tersebut.

Di antaranya adalah Willie Taruna (WT), seorang pedagang valuta asing di Jakarta yang diduga turut menyalurkan dana haram tersebut. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk menelusuri jejak aliran dana dan memulihkan kerugian negara.

Sementara itu, KPK tengah mempertimbangkan pemanggilan paksa terhadap pengusaha Singapura Gibbrael Isaak, yang diduga berperan penting dalam memfasilitasi pembelian jet tersebut. Isaak tidak hadir dalam pemeriksaan pada Kamis lalu tanpa memberikan alasan.

"Jika Pak GI tetap tidak mengindahkan panggilan, kami bisa saja melakukan pemanggilan paksa. Kesaksiannya sangat penting untuk memperjelas kasus ini," kata Budi, Sabtu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.