Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komdigi Berkomitmen Hadirkan 364 Titik Akses Internet Sulawesi Barat

📅 Selasa, 17 Jun 2025, 17:24 WIB | Oleh:
Komdigi Berkomitmen Hadirkan 364 Titik Akses Internet Sulawesi Barat Doc: ANTARA/HO-XL Axiata
Ket. Ilustrasi - Seorang teknisi sedang memasang BTS di menara untuk memperkuat jaringan telekomunikasi.

JAKARTA - Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria menyatakan bahwa pemerintah pusat berkolaborasi dengan pemerintah daerah berkomitmen untuk menghadirkan inklusivitas di lokasi yang belum terjangkau layanan internet.

"Saya bisa pastikan bahwa komitmen pemerintah pusat untuk inklusivitas ini cukup besar. Nanti bisa disampaikan kepada kita titiknya di mana saja yang menjadi blank spot dan kita coba usahakan untuk bisa dipenuhi,” kata Nezar dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (17/6).

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkomitmen memberikan dukungan 364 titik layanan akses internet bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat.

Nezar Patria menjelaskan, pembangunan infrastruktur digital khususnya di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T) dilakukan melalui program pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dan pemanfaatan Satelit Republik Indonesia-1 (Satria-1) di lokasi yang masuk dalam kriteria penyediaan akses layanan internet.

Adapun penguatan konektivitas melalui jaring telekomunikasi akan didukung oleh Komdigi melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

Menurut Nezar Patria, pembangunan infrastruktur digital oleh BAKTI Kementerian Komdigi berfokus pada empat sektor prioritas di daerah 3T, yaitu pendidikan, kesehatan, layanan pemerintahan, serta pertahanan dan keamanan.

Ia menegaskan, pemerintah ingin seluruh daerah Sulawesi Barat ini terlayani dengan akses internet, sehingga kualitas hidup masyarakat bisa menjadi lebih baik.

"Mengingat pentingnya pemerataan akses internet khususnya di empat sektor prioritas ini, Komdigi terus berkomitmen untuk menjamin pemerataan infrastruktur digital di seluruh Indonesia melalui program BTS hingga perluasan jaringan Palapa Ring," ujarnya.

Lebih lanjut Nezar Patria mengungkapkan, upaya pemerintah memperkecil kesenjangan digital bertujuan agar seluruh masyarakat merasakan manfaat nyata dari konektivitas digital yang sudah terbangun.

Menurutnya, masih banyak daerah 3T yang hingga saat ini mengalami kesulitan dalam mengakses informasi.

"Jadi kami sangat concern untuk daerah yang mengalami problem komunikasi. Jadi saya bisa tegaskan di sini, Komdigi sangat terbuka dengan laporan, dengan permintaan terhadap lokasi yang dipetakan sebagai blank spot," tandasnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.