Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pochettino Bela Keputusan Coret Pulisic: 'Saya Bukan Manekin'

📅 Senin, 16 Jun 2025, 08:40 WIB | Oleh:
Pochettino Bela Keputusan Coret Pulisic: 'Saya Bukan Manekin' Doc: AFP
Ket. Pelatih tim nasional Amerika Serikat Mauricio Pochettino

SAN FRANCISCO, AMERIKA SERIKAT — Pelatih tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, membela keputusannya tidak memasukkan Christian Pulisic dalam laga uji coba melawan Turki dan Swiss, di tengah polemik yang tengah berkembang jelang CONCACAF Gold Cup 2025.

Pulisic, bintang AC Milan, menjadi sorotan publik setelah meminta izin untuk absen di ajang Gold Cup yang resmi bergulir Sabtu (14/6). Keputusan itu menuai kritik dari beberapa legenda sepak bola AS, termasuk Landon Donovan, yang mempertanyakan komitmen Pulisic terhadap tim nasional.

Namun, sang winger membalas kritik tersebut dalam sebuah pernyataan Kamis lalu. Ia mengungkapkan bahwa meski meminta absen di Gold Cup, ia bersedia tampil dalam laga pemanasan. Akan tetapi, Pochettino memutuskan untuk tidak memanggilnya.

Pulisic mengaku menerima keputusan tersebut meski tidak memahami alasannya. Menanggapi hal itu dalam sesi konferensi pers Sabtu, Pochettino menegaskan bahwa keputusan memilih pemain adalah hak prerogatif pelatih.

“Dia sudah menjelaskan alasan hanya ingin tampil di dua pertandingan,” ujar Pochettino. “Saya menghormati dan memahami dia. Tapi saya tidak butuh dia untuk memahami keputusan kami. Karena saya pelatih kepala, saya berusia 53 tahun dan punya banyak pengalaman di sepak bola.”

“Kalau dia bermain bagus dan menjadi yang terbaik, maka wajar dia mendapat tempat di tim nasional. Tapi bukan karena pemain berkata, ‘Saya ingin main.’ ‘Saya maunya ini.’ ‘Saya mau itu.’ Saya menandatangani kontrak dengan federasi, saya pelatih kepala — saya bukan manekin,” tegas mantan pelatih Chelsea dan PSG itu.

Timnas AS membuka kiprah mereka di Gold Cup dengan menghadapi Trinidad dan Tobago Senin (17/6). Pochettino, yang baru beberapa bulan menjabat, kini mendapat tekanan besar untuk menyatukan tim di tengah sorotan terhadap keputusan kontroversialnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.