Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengejutkan! Malut United FC Pecat Pelatih Kepala Imran dan Direktur Teknik Yeyen Tumena

📅 Senin, 16 Jun 2025, 21:45 WIB | Oleh:
Mengejutkan! Malut United FC Pecat Pelatih Kepala Imran dan Direktur Teknik Yeyen Tumena Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Pelatih Malut United, Imran Nahumarury dan Dirtek Yeyen Tumena, Senin (16/6).

TERNATE - Manajemen Malut United FC resmi memecat Pelatih Kepala Imran Nahumarury dan Direktur Teknik Yeyen Tumena setelah keduanya dinilai melakukan pelanggaran berat yang bertentangan dengan prinsip dan tujuan klub berjuluk Laskar Kie Raha itu.

"Surat pemecatan sudah kami kirimkan dan telah mereka terima. Keduanya terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa ditolerir karena bertentangan dengan filosofi, prinsip, dan tujuan klub," kata Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera Dirk Soplanit, Senin.

Dirk menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menyelamatkan klub dari keterpurukan dan menekankan bahwa kepentingan klub berada di atas segalanya.

"Keputusan ini kami ambil karena ingin menyelamatkan klub. Bagi kami, klub lebih besar dari semuanya," katanya.

Dirk mengatakan, prestasi bukan satu-satunya tujuan utama Malut United. Klub yang baru berusia dua tahun ini menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, komitmen, dan loyalitas dalam setiap aspek.

"Selama dua tahun ini kami belum berbisnis sama sekali. Kami fokus membangun branding klub dan menyiapkan infrastruktur untuk menjadi klub profesional. Setelah itu, baru memikirkan pengembangan bisnis," katanya.

Ia juga mengakui peran sosial Malut United dalam membahagiakan masyarakat serta menciptakan peluang bagi pengembangan pemain usia dini di Maluku dan Maluku Utara.

Dirk berharap pernyataan resmi ini dapat mengakhiri polemik yang muncul terkait pemecatan tersebut.

Ia memastikan manajemen kini fokus mempersiapkan tim menghadapi musim kompetisi berikutnya yang diprediksi lebih kompetitif.

"Musim depan tantangannya lebih berat karena semua klub ingin menjadi juara. Fokus kami sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin," katanya.

Seperti diketahui, Malut United mencatatkan prestasi gemilang di bawah duet Imran dan Yeyen termasuk promosi ke Liga 1 setelah mengalahkan Persiraja Banda Aceh di laga perebutan tempat ketiga Liga 2 musim lalu. Malut United naik ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia bersama PSBS Biak dan Semen Padang.

Namun, manajemen Malut United terpaksa memecat Imran. Keputusan itu menjadi kejutan besar mengingat kontribusi pelatih tersebut terhadap kemajuan tim sangat dirasakan, salah satunya dengan membawa Malut United menempati posisi ketiga klasemen Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 dengan meraih 57 poin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.