Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UGM Gaungkan Gerakan Global Penyelamatan Tanah

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 06:00 WIB | Oleh:
UGM Gaungkan Gerakan Global Penyelamatan Tanah Doc: Dok. UGM

YOGYAKARTA — Degradasi tanah akibat konversi lahan, intensifikasi pertanian, urbanisasi, dan perubahan iklim menjadi persoalan serius yang mengancam ketahanan pangan dan keseimbangan ekosistem global. Merespons tantangan ini, Universitas Gadjah Mada (UGM) mendorong penguatan kesadaran publik dan kolaborasi lintas sektor melalui gerakan Save Soil.

Gerakan ini dikemas dalam diskusi publik bertajuk Save Soil Movement: Sahil Cycling Across Four Continents di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Jumat (13/6). Acara yang digagas Biro Manajemen Strategis (BMS) UGM ini menghadirkan empat narasumber utama, yaitu Sahil Jha (Save Soil Changemaker), Raline Shah (Save Soil Ambassador), Prof. Benito Heru Purwanto (Fakultas Pertanian UGM), dan Praveena Sridhar (Chief Science & Technology Officer, Save Soil Movement).

Kepala BMS UGM, Wirastuti Widyatmanti, menyebut tanah sebagai elemen kunci dalam mitigasi krisis iklim karena kemampuannya menyerap karbon dan mengatur emisi gas rumah kaca. “Tanah adalah fondasi sistem pangan, air, dan hutan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah strategis UGM dalam meningkatkan kesadaran global akan keamanan tanah,” ujarnya.

Sementara itu, Sahil Jha, aktivis muda asal India yang tengah bersepeda lintas 20 negara di empat benua, menceritakan perjalanannya mengkampanyekan isu tanah. Menurutnya, tanah yang sehat merupakan syarat utama bagi keberlanjutan hidup manusia. “Tanpa tanah yang sehat, tak ada makanan sehat untuk generasi mendatang,” kata Sahil.

Dari sisi akademik, Prof. Benito menjelaskan bahwa tanah adalah ekosistem kompleks dan sangat rentan rusak. Ia menyebut satu meter persegi tanah sehat bisa mengandung hingga 1,5 kilogram organisme hidup, namun kini jutaan hektare tanah produktif hilang setiap tahun karena erosi, pengasaman, urbanisasi, dan penambangan.

Artis dan aktivis lingkungan Raline Shah juga hadir secara daring untuk memberi dukungan. Ia menekankan bahwa tanah bukan hanya soal pertanian, melainkan pilar kehidupan dan kesehatan manusia. “Save Soil bukan sekadar gerakan lingkungan, tapi juga gerakan kesadaran akan pentingnya menjaga masa depan,” ucap Raline.

UGM juga menyampaikan bahwa gerakan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam membentuk Center of Excellence bidang Soil Security, sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Gerakan Save Soil diharapkan menjadi katalis kesadaran kolektif tentang pentingnya tanah bagi kehidupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Rona
Lisa BLACKPINK Rilis EP Sol...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.