Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Pertanian Hijau, Pemkab Kuningan Optimalkan Pemanfaatan Limbah Kohe

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dorong Pertanian Hijau, Pemkab Kuningan Optimalkan Pemanfaatan Limbah Kohe Doc: Antara
Ket. Suasana pabrik pengolahan limbah kohe menjadi pupuk organik di Kuningan, Jawa Barat, Minggu (15/6).

Kuningan - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mulai mengoptimalkan pemanfaatan limbah kotoran hewan (kohe) menjadi pupuk organik untuk mengatasi pencemaran lingkungan sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di Kuningan, Minggu (15/6), mengatakan, untuk merealisasikan hal tersebut pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PT Berkah Lumintu Sejati yang mengoperasikan pabrik pengolahan kohe di Desa Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu.

"Pabrik ini solusi nyata atasi limbah peternakan, terutama di daerah sentra sapi," katanya.

Ia menyebutkan wilayah seperti Cisantana, Cipari, dan Cibingbin di Kabupaten Kuningan kerap mengalami masalah limbah kohe yang mencemari lingkungan sekitar.

Melalui pengolahan kohe menjadi pupuk, kata Dian, masyarakat memperoleh nilai tambah secara ekonomi sekaligus lingkungan menjadi lebih bersih.

"Bahan bakunya dari kohe milik peternak lokal. Ini efisien dan langsung mengurangi limbah di sumbernya," ujarnya.

Ia menuturkan produksi awal pupuk organik dari pengolahan kohe ini ditargetkan mencapai 20 hingga 30 ton, kemudian bisa meningkat hingga 50 ton per hari.

“Pupuk ini akan disalurkan secara bersubsidi oleh Pupuk Indonesia kepada para petani di berbagai daerah,” katanya.

Sementara itu Direktur PT Berkah Lumintu Sejati Ari Bowo Sumarno mengatakan, potensi kohe di Kuningan sangat besar, namun saat ini belum termanfaatkan maksimal.

Dalam waktu dekat, pihaknya bersama pemerintah daerah sedang menyiapkan pabrik kedua di Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan untuk mengolah kohe menjadi pupuk.

“Pabrik ini hasil kerja sama strategis dengan Pemkab Kuningan dan Pupuk Indonesia,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.