Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Tewas Kecelakaan Air India Meningkat Jadi 279 Jiwa

📅 Sabtu, 14 Jun 2025, 19:30 WIB | Oleh:
Korban Tewas Kecelakaan Air India Meningkat Jadi 279 Jiwa Doc: X - Air India

AHMEDABAD - Jumlah korban tewas dalam kecelakaan pesawat Air India pada Sabtu (14/6) meningkat menjadi 279 orang. Kecelakaan ini terjadi di kota Ahmedabad, India, pada siang hari Kamis (12/6), dilansir dari CNA.

Insiden tersebut terjadi ketika sebuah pesawat Boeing 787-8 Dreamliner milik Air India jatuh dan terbakar setelah menabrak kawasan pemukiman. Sebelum jatuh, pesawat sempat mengirimkan panggilan darurat (mayday), namun tak lama kemudian menghantam bangunan dan meledak.

Pesawat tersebut membawa 242 orang saat kecelakaan terjadi, terdiri dari 230 penumpang dan 12 awak kabin. Dari seluruh penumpang, hanya satu orang yang selamat.

Sementara itu, 38 orang yang berada di darat juga menjadi korban tewas dalam insiden tersebut. Satu-satunya penyintas adalah Vishwash Kumar Ramesh, pria berusia 40 tahun berkewarganegaraan Inggris.

Dalam sesi wawancara dari ranjang rumah sakitnya, ia mengaku sempat yakin bahwa dirinya akan meninggal, namun terbangun dalam keadaan hidup. Bagian ekor pesawat ditemukan tertancap di sebuah asrama yang ditempati para tenaga medis.

Keluarga para korban telah diminta untuk memberikan sampel DNA guna membantu proses identifikasi, yang berlangsung lambat akibat kondisi jenazah. Beberapa keluarga bahkan harus terbang dari luar negeri ke India untuk membantu proses tersebut.tersebut

Penumpang dalam pesawat berasal dari berbagai negara. Sebanyak 169 orang merupakan warga India, sementara sisanya terdiri dari 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada.

Menteri Penerbangan India, Ram Mohan Naidu Kinjarapu, menyatakan bahwa satu kotak hitam atau perekam data penerbangan telah ditemukan. Ia menambahkan bahwa data dari perangkat  akan sangat membantu dalam proses investigasi.

Sementara itu, tim forensik masih berupaya menemukan kotak hitam kedua yang belum diketahui keberadaannya. Pabrik pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, telah menyatakan kesiapannya untuk mendukung penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak Air India. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.