Sawit dan Tekstil RI Masuk Eropa Tanpa Hambatan, Siapa yang Ketar-ketir?

Jumat, 13 Jun 2025, 23:59 WIB

JAKARTA - Produk unggulan Indonesia seperti tekstil, ikan, alas kaki, hingga minyak kelapa sawit (CPO) bakal menikmati tarif nol persen saat memasuki pasar Uni Eropa dengan adanya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU CEPA).

Saat ini, perundingan tentang Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU CEPA) masih berlangsung. 

Ket. Foto: Industri garmen. — Sumber: Antara

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini proses penyusunan draf legal IEU CEPA sudah mencapai 90 persen.

“Indonesia berharap ini bisa fast track. Kalau seluruh dokumen selesai September, dalam satu tahun bisa berproses di masing-masing negara untuk ratifikasi, dan implementasi hanya bisa dilakukan jika 100 persen negara telah meratifikasi,” kata Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (13/6).

Meski demikian, Airlangga mengingatkan bahwa implementasi penuh IEU CEPA tak bisa dilakukan secara sepihak. Seluruh 27 negara anggota Uni Eropa wajib meratifikasi perjanjian tersebut sesuai dengan sistem hukum masing-masing.

Pemerintah telah menetapkan peta jalan implementasi IEU CEPA, dimulai dari penyelesaian prosedur domestik di masing-masing negara pada September 2025 hingga kuartal II 2026.

Penandatanganan resmi IEU CEPA ditargetkan berlangsung pada kuartal II hingga III 2026, dan proses ratifikasi di Indonesia akan dilakukan oleh DPR RI pada kuartal II hingga IV 2026.

Adapun implementasi penuh diharapkan bisa dimulai pada kuartal I 2027.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono menjelaskan bahwa dengan disepakatinya IEU CEPA nanti, Uni Eropa berkomitmen untuk memberikan tarif khusus terhadap hampir seluruh produk asal Indonesia.

Kedua pihak menyepakati langkah untuk liberalisasi tarif. Indonesia berkomitmen untuk membuka akses pasar bagi Uni Eropa melalui penurunan tarif impor pada 97,75 persen dari total pos tarif nasional. Langkah ini mencakup 98,14 persen dari total nilai impor Indonesia dari Uni Eropa.

Sebagai timbal balik, Uni Eropa juga memberikan komitmen serupa dengan membuka 98,61 persen dari total pos tarif mereka untuk produk asal Indonesia. Hampir seluruh ekspor Indonesia ke Uni Eropa akan mendapatkan perlakuan tarif preferensial, bahkan sekitar 99 persen akan dibebaskan dari bea masuk.

"Uni Eropa akan memberikan komitmen kurang lebih 98,61 persen dari seluruh total pos tarif mereka. Katakan 100 persen nilai ekspor Indonesia ke Uni Eropa itu akan mendapatkan preferensi (tarif khusus), mungkin 99 persen itu nol. Nol-nya ada yang di hari pertama, ada yang nanti di tahun kedua, ketiga, tapi in the end insyaallah semuanya akan dapat (tarif) nol," jelasnya.

Menurutnya, meski ada bertahap, pada akhirnya hampir semua produk akan dibebaskan dari bea masuk.

Adapun pemerintah memperkirakan bahwa IEU CEPA dapat meningkatkan ekspor Indonesia ke Uni Eropa hingga 50 persen dalam waktu tiga tahun setelah implementasi penuh.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.