Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Jakarta Dorong Implementasi Kawasan Rendah Emisi Terpadu Lewat Lokakarya Inklusif

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 08:55 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Jakarta Dorong Implementasi Kawasan Rendah Emisi Terpadu Lewat Lokakarya Inklusif Doc: Ist

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan Breathe Cities dan Empatika menyelenggarakan Lokakarya Validasi: Studi Kebutuhan Inklusif dan Penilaian Kesetaraan pada Kamis (12/5) di Jakarta Future City Hub. Kegiatan ini menjadi bagian dari studi kelayakan dan roadmap implementasi Kawasan Rendah Emisi Terpadu (KRE-T), yang didukung oleh Program Breathe Cities Jakarta, inisiatif global dari Clean Air Fund, C40 Cities, dan Bloomberg Philanthropies bersama Vital Strategies.

Lokakarya ini merupakan langkah strategis dalam mendorong transformasi Jakarta menuju kota beremisi rendah dan berkelanjutan. Jakarta sebagai salah satu kota dengan urbanisasi tercepat di Asia Tenggara menghadapi tantangan serius seperti kualitas udara yang menurun, tingginya emisi gas rumah kaca, dan peningkatan risiko iklim ekstrem. Melalui pendekatan kolaboratif ini, Pemprov DKI ingin memastikan bahwa kebijakan yang diambil inklusif dan berpihak kepada semua lapisan masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menjelaskan bahwa KRE-T merupakan intervensi multisektor yang bertujuan menurunkan emisi, memperbaiki kualitas udara, dan meningkatkan kualitas hidup secara adil. Program ini sejalan dengan komitmen Jakarta dalam Rencana Pembangunan Rendah Karbon sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur No. 90 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur No. 576 Tahun 2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU).

Asep menambahkan, SPPU mengedepankan tiga strategi utama, yakni penguatan tata kelola, pengendalian emisi dari sumber bergerak seperti kendaraan, dan pengendalian dari sumber tidak bergerak seperti industri. Ia menegaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup terus menjalin kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) serta mitra eksternal untuk mendukung target net zero emission pada 2050.

“Melalui lokakarya ini, kami berharap dapat dirumuskan rekomendasi dan inisiatif KRE-T yang inklusif dan selaras dengan visi utama Jakarta menuju kota global,” ujar Asep.

City Advisor Breathe Jakarta dari C40 Cities, Fadhil Firdaus, menyoroti bahwa pendekatan KRE-T lebih luas dibanding upaya sebelumnya yang berfokus pada sektor transportasi. KRE-T mencakup sektor-sektor lain seperti persampahan, bangunan, energi, industri, tata guna lahan, hingga pengelolaan limbah. Hal ini membuka ruang lebih besar untuk integrasi berbagai kebijakan yang dapat menekan emisi secara signifikan.

Fadhil juga menyampaikan bahwa dalam lokakarya ini dibahas strategi bagi kelompok marginal yang paling terdampak jika KRE-T diterapkan di sejumlah lokasi potensial. Fokus diskusi diarahkan pada bagaimana merancang kebijakan yang inklusif dan adil secara sosial agar manfaat program ini dapat dirasakan merata, serta melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan dan implementasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.