Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung: Bandara Husein Sastranegara Segera Diaktifkan

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 19:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Bandung: Bandara Husein Sastranegara Segera Diaktifkan Doc: ANTARA
Ket. Situasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung terlihat sepi usai peralihan penerbangan komersial pesawat jet ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, di Majalengka, Jawa Barat, Kamis (12/6/2025).

KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta pemerintah pusat untuk segera mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata serta perekonomian di Kota Kembang.

Wali Kota Bandung, Farhan, meyakini bahwa reaktivasi Bandara Husein Sastranegara merupakan kebutuhan strategis, terutama dalam membangkitkan sektor pariwisata yang tengah menurun di Bandung dan sekitarnya.

“Kalau Husein dibuka, pariwisata Bandung akan bergerak lagi. Dan dampaknya bukan cuma buat Bandung, tapi juga untuk Jawa Barat,” kata Farhan, di Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/6).

Farhan menambahkan dengan reaktivasi bandara tersebut juga dapat mengurangi beban keuangan yang ditanggung Pemerintah Provinsi Jawa Barat akibat operasional Bandara Kertajati di Majalengka.

Menurut dia, saat ini Pemprov Jabar harus menanggung kerugian hingga lebih dari Rp60 miliar per tahun untuk menopang operasional Bandara Kertajati, sementara hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

“Saya sangat menghargai upaya Pak Gubernur yang sejak Februari sudah berdiskusi serius dengan kami. Tapi sepertinya situasi sudah mulai kepepet,” kata dia lagi.

Farhan menegaskan, data menunjukkan bahwa mayoritas pasar penerbangan di Jawa Barat berada di Kota Bandung.

Ia menambahkan bahwa banyak wisatawan yang tetap memilih terbang melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dibanding menggunakan Bandara Kertajati, sehingga nilai ekonomi justru mengalir ke Jakarta.

“Nyatanya, orang tetap ingin datang ke Bandung. Tapi karena Husein ditutup, mereka mendarat di Jakarta. Untungnya ke siapa? Ke Jakarta, bukan ke Jawa Barat,” katanya pula.

Dirinya menegaskan pihaknya tidak menolak pengembangan Bandara Kertajati sebagai bandara internasional jangka panjang. Namun menurutnya, pembangunan itu tidak boleh mengorbankan kebutuhan publik yang nyata.

“Bangun Kertajati itu penting. Tapi harus pakai akal sehat. Jangan korbankan kebutuhan masyarakat Bandung hanya demi ambisi jangka panjang,” kata dia lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.