- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jet Tempur Tiongkok Nyaris...
Jet Tempur Tiongkok Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Patroli SDF di Pasifik, Jepang Protes
Kamis, 12 Jun 2025, 09:57 WIBTOKYO - Sebuah pesawat militer Tiongkok nyaris bertabrakan dengan pesawat patroli Pasukan Bela Diri Maritim (SDF) Jepang di atas laut lepas Pasifik, terbang hanya 45 meter setelah lepas landas dari kapal induk Shandong yang bergerak, kata Kementerian Pertahanan Jepang, Rabu (11/6).
Kyodo melaporkan, jet tempur J-15 Tiongkok dari kapal induk Shandong melakukan manuver berbahaya lainnya pada hari Sabtu dan Minggu, seperti melintas di depan pesawat MSDF P-3C pada ketinggian yang sama dan dengan jarak sekitar 900 meter antar pesawat, kata kementerian tersebut.
Pemerintah Jepang mengajukan protes kepada Tiongkok dan menuntut diakhirinya penerbangan tersebut, tambahnya.
Meski tidak ada kerusakan pada pesawat Jepang atau cedera di antara awaknya, Jepang "menyampaikan kekhawatiran serius" kepada Tiongkok karena "pendekatan abnormal oleh pesawat militer Tiongkok ini dapat menyebabkan tabrakan yang tidak disengaja," kata kementerian tersebut.
Pengumuman itu muncul setelah kementerian Jepang pada hari Senin mengatakan pihaknya mengkonfirmasi untuk pertama kalinya dua kapal induk mengatakan, Shandong dan Liaoning, beroperasi bersamaan di Pasifik akhir pekan lalu. Hal ini membuat Tokyo lebih waspada terhadap ketegasan maritim Beijing.
Kapal induk Shandong berlayar melalui perairan 550 kilometer di tenggara Pulau Miyako di prefektur selatan Okinawa pada hari Sabtu, dan dua hari kemudian melakukan latihan lepas landas dan pendaratan yang melibatkan jet tempur dan helikopternya di utara Pulau Okinotori paling selatan Jepang dalam zona ekonomi eksklusif Jepang.
Sementara itu, kapal induk Liaoning terlihat di perairan sekitar 300 km barat daya pulau paling timur Minamitori pada hari Sabtu di ZEE Jepang, sebelum bergerak ke barat daya di luar ZEE dan melakukan latihan lepas landas dan pendaratan serupa pada hari Minggu.
Liaoning terlihat melewati apa yang dikenal sebagai "rangkaian pulau kedua" yang membentang dari Kepulauan Izu Jepang hingga Guam, kata seorang pejabat pemerintah Jepang. Tiongkok menganggap rangkaian pulau itu sebagai garis pertahanannya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.