Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Teken Kontrak Pembelian 48 Jet Tempur Siluman KAAN dari Turki

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Indonesia Teken Kontrak Pembelian 48 Jet Tempur Siluman KAAN dari Turki Doc: Aviation

JAKARTA - Indonesia resmi menandatangani perjanjian pembelian 48 unit jet tempur siluman generasi kelima KAAN dari Turki, menandai ekspor internasional pertama bagi pesawat tempur buatan dalam negeri Turki tersebut. Kesepakatan bersejarah ini diumumkan langsung oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdo?an dalam ajang Indo Defence di Jakarta, yang menjadi panggung resmi penandatanganan perjanjian antara kedua negara.

Jet tempur KAAN dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI) dan akan diproduksi di Turki, dengan melibatkan kontribusi signifikan dari industri pertahanan dalam negeri Indonesia. Pengiriman pesawat dijadwalkan berlangsung selama sepuluh tahun, dan seluruh armada akan ditenagai oleh mesin turbofan TF35000 buatan Turki, yang menjadi simbol kemandirian teknologi dirgantara negara tersebut.

Perjanjian ini tidak hanya mencakup pengadaan pesawat tempur, tetapi juga melibatkan transfer teknologi dan kolaborasi industri berskala besar antara Turki dan Indonesia. Turkish Aerospace Industries menyebut kesepakatan ini sebagai pencapaian strategis dalam sejarah ekspor pertahanan Turki dan sebagai langkah penting dalam membangun hubungan militer-industrial yang lebih dalam dengan Indonesia.

KAAN pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2019 dan sukses menjalani penerbangan perdana pada tahun 2023. Pesawat ini dirancang untuk menjalankan berbagai misi pertempuran multiperan dan dilengkapi dengan sistem avionik canggih berbasis kecerdasan buatan. Sementara Turki dijadwalkan menerima unit pertamanya pada tahun 2028, beberapa negara lain seperti Azerbaijan juga telah menunjukkan minat untuk bergabung dalam program ini.

Langkah Indonesia untuk membeli jet KAAN dilakukan di tengah kebijakan modernisasi militer yang sedang berlangsung. Pemerintah Indonesia sebelumnya telah memesan jet Rafale dari Prancis, menandatangani nota kesepahaman dengan Boeing untuk pengadaan F-15EX, dan mempertimbangkan pembelian jet tempur J-10 buatan Tiongkok.

Di sisi lain, keterlibatan Indonesia dalam proyek jet tempur KF-21 Boramae bersama Korea Selatan masih menghadapi tantangan, termasuk pengawasan atas dugaan pencurian kekayaan intelektual yang membayangi kerja sama tersebut.

Dengan masuknya Indonesia sebagai pembeli pertama jet KAAN, hubungan strategis antara Jakarta dan Ankara dalam bidang pertahanan diperkirakan akan semakin erat. Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan arah baru diplomasi pertahanan Indonesia yang mulai memperluas mitra di luar negara-negara Barat tradisional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.