Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapkan Kurikulum Sekolah Rakyat, Kemensos Studi Banding ke Sekolah Unggulan di Sukoharjo

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 16:43 WIB | Oleh:
Siapkan Kurikulum Sekolah Rakyat, Kemensos Studi Banding ke Sekolah Unggulan di Sukoharjo Doc: antara foto
Ket. Studi banding ke sekolah unggulan.

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan studi banding (benchmarking) ke beberapa sekolah unggulan untuk mencari komparasi tolak ukur terkait penerapan kurikulum bagi Sekolah Rakyat agar dapat mencetak siswa-siswi sebagai agen perubahan. Salah satu sekolah unggulan itu yakni CT Arsa Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos Robben Rico mengatakan Sekolah Rakyat rencananya menerapkan model pengelolaan Multi Entry-Multi Exit.

"Kami melibatkan beberapa kementerian dan lembaga untuk berdiskusi dan sesuai arahan Pak Menteri Sosial nanti kurikulum sekolah rakyat itu khasnya itu model desain kurikulum tailor made (dirancang khusus), pola pengelolaannya Multi Entry-Multi Exit, dan berasrama tentunya,” kata Sekjen Kemensos Robben dalam pernyataan tertulisnya, kemarin.

Kurikulum ini, kata Robben, dapat memberi fleksibilitas kepada siswa memilih jalur belajar sesuai kebutuhan.

Hal ini juga membantu mengakomodasi berbagai latar belakang dan kemampuan siswa dalam rangka mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan.

Melalui kurikulum khusus modifikasi tersebut, lanjutnya, siswa secara fleksibel dapat mempelajari sesuatu sesuai peminatan.

Adapun sebagai pembanding, pihaknya melakukan studi banding ke beberapa sekolah unggulan di Indonesia, seperti MAN Insan Cendekia Serpong, CT Arsa Sukoharjo, dan Al Hikmah Batu.

Berdasarkan hasil kunjungan ke sekolah tersebut, ia menjelaskan terlihat beberapa aspek yang perlu diimplementasikan.

Salah satunya ialah pengalaman pembelajaran dan kesenjangan antara muatan atau substansi yang berbeda pada siswa akan diselaraskan sesuai dengan kompetensi yang harus dipenuhi pada kurikulum Sekolah Rakyat melalui program persiapan.

Program persiapan atau masa orientasi juga dilakukan untuk menyiapkan siswa dalam sistem boarding school dan adaptasi terhadap kurikulum pembelajaran yang akan diikuti.

Pada saat persiapan, ia menjelaskan Sekolah Rakyat akan melakukan asesmen diagnostik pada peserta didik untuk mengetahui karakteristik masing-masing sehingga dapat diketahui kekurangan dan kelebihan hingga potensi murid.

Dalam kurikulum, Sekolah Rakyat nantinya menggunakan pendekatan pembelajaran yang dilakukan secara individual approach dan pembelajaran mendalam (deep learning).

Selain itu, lanjutnya, terdapat nilai penguatan karakter, penguatan spiritualitas, penguatan cinta tanah air, dan penguatan bahasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Bill Gates Peringatkan AI T...
Advertisement
Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.