Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Padang Pariaman Canangkan 100 Festival Budaya untuk Angkat Potensi Lokal

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 20:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Padang Pariaman Canangkan 100 Festival Budaya untuk Angkat Potensi Lokal Doc: Antara Foto
Ket. Padang Pariaman luncurkan 100 festival budaya sebagai upaya promosi kekayaan seni, tradisi, dan potensi lokal ke tingkat nasional dan internasional.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, mencanangkan program 100 Festival untuk mengembangkan potensi budaya, kesenian, dan kuliner daerah itu, sehingga dapat bertahan di tengah perkembangan zaman serta berdampak positif bagi pariwisata dan perekonomian warga setempat.

"Kalau tidak kita angkat melalui festival, tradisi-tradisi, budaya, dan kuliner khas akan tenggelam dan hilang dari ingatan. Kita ingin budaya kita dikenal dunia dan diwariskan kepada generasi berikutnya," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis saat pencanangan program 100 Festival, di Parik Malintang, Rabu.

Ia mengatakan selama ini pemerintah kabupaten setempat dan pihak-pihak terkait masih berfokus pada pengembangan dan promosi keindahan alam sementara potensi budaya, seni, dan kuliner belum digarap maksimal.

Padahal, menurutnya lagi, jika potensi budaya, kesenian, dan kuliner yang bahkan berada di tingkat nagari dan korong di daerah itu dikelola dengan baik, maka dapat menjadi sumber nilai tambah untuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

John menyebutkan data dari General Manager Angkasa Pura II sebagai pihak yang mengelola Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bahwa setiap harinya penumpang turun pesawat melalui BIM mencapai 6.500 hingga 7.000 orang.

Ia merincikan 35 persen dari jumlah penumpang tersebut merupakan wisatawan, dan 10 persen di antaranya merupakan wisatawan mancanegara. Jumlah tersebut tentu belum termasuk kunjungan wisatawan melalui jalur darat.

"Ini peluang besar bagi kita untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya, kesenian dan kuliner," katanya pula.

Menurutnya, banyak kegiatan budaya yang dapat dikemas melalui festival, di antaranya layang-layang, bajulo-julo, batagak gala, batagak kudo-kudo, batagak rumah gadang, gasiang, malamang, juadah dan tulak bala, silek, hingga ulu ambek.

Dia mengatakan pula, pemerintah nagari dapat melaksanakan festival budaya bahkan kuliner daerahnya masing-masing guna melestarikan warisan dari leluhur serta menarik kunjungan wisatawan ke daerah itu, sehingga dapat menggerakkan perekonomian warga di daerah tersebut.

Ia menjelaskan keterlibatan pemerintah nagari dalam 100 Festival tersebut, karena selain mengetahui kondisi daerahnya masing-masing juga pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan keberhasilan program itu.

“Saya berkomitmen membangun daerah ini, dan saya harap wali nagari serta seluruh masyarakat juga menunjukkan komitmen yang sama. Festival ini bukan sekadar acara seremonial, tapi upaya kolektif untuk membangkitkan perekonomian masyarakat," katanya lagi.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Padang Pariaman Hendri Satria mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan guna membangkitkan semangat dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai budaya di setiap nagari di Padang Pariaman.

Selain itu, ujarnya lagi, dengan pelaksanaan festival tersebut maka dapat mengembangkan ekonomi kreatif berbasis lokal, menumbuhkan citra dan daya tarik nagari, serta menggali potensi kesenian dan budaya yang ada di nagari.

Sebelumnya, Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil Menengah (Wamen UMKM) Helvi Yuni Moraza mendorong Sumatera Barat (Sumbar) menggelar festival kuliner yang mengangkat tradisi daerah seperti Festival Juadah yang dilaksanakan di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian khususnya UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.