Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Tewas Penembakan Sekolah di Austria Bertambah Jadi 10 orang

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 15:27 WIB | Oleh:
Korban Tewas Penembakan Sekolah di Austria Bertambah Jadi 10 orang Doc: AFP/TOBIAS SCHWARZ
Ket. Bendera Austria

JENEWA - Polisi Graz, Austria, melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat insiden penembakan di sebuah sekolah di Dreierschutzengasse, Selasa pagi,  telah bertambah menjadi 10 orang, termasuk tujuh siswa, seorang guru dan tersangka pelaku penembakan.

Laporan awal menyebutkan sedikitnya lima korban tewas, tetapi jumlahnya meningkat karena pihak berwenang mengonfirmasi adanya kematian dan cedera tambahan.

Selain itu, dua belas orang mengalami luka. Beberapa di antaranya serius, kata kepolisian.

Insiden penembakan yang terjadi pada Selasa pukul 10 pagi waktu setempat (15.00 WIB) itu mendorong pihak terkait melakukan evakuasi cepat. Para siswa dipindahkan ke Helmut-List-Halle, di mana psikolog darurat dan personel palang merah memberikan bantuan.

Menanggapi kejadian ini, polisi Negara Bagian Styria kemudian melakukan operasi besar yang melibatkan beberapa unit, termasuk pasukan khusus elit Cobra.

Sekitar tengah hari, para pejabat menyatakan situasi telah aman, dan kendaraan darurat mulai ditarik dari lokasi kejadian.

Penyerang, yang diidentifikasi sebagai pria Austria berusia 22 tahun dari daerah Graz, adalah mantan siswa sekolah tersebut tetapi tidak lulus, kata Menteri Dalam Negeri Gerhard Karner kepada wartawan.

Pihak berwenang yakin pelaku melakukan aksinya sendirian.

Pelaku dilaporkan memasuki gedung sekolah dengan bersenjatakan pistol dan senapan yang dimiliki secara sah. Dia lalu melepaskan tembakan di dua ruang kelas. Salah satunya adalah bekas ruang kelasnya, dan kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas di kamar mandi sekolah, sebut media Austria.

"Situasinya saat ini sangat tidak jelas. Ini bisa jadi situasi penembakan aktif," sebut pernyataan awal kepolisian kepada Austrian Press Agency, karena ketidakpastian seputar kemungkinan pelaku kedua. Sementara penyelidikan masih berlangsung, pihak berwenang belum mengesampingkan kemungkinan itu.

Sementara itu, Kantor Polisi Kriminal Negara Austria di Styria tengah menyelidiki motif di balik serangan mematikan itu.

Kanselir Austria Christian Stocker juga mengumumkan tiga hari berkabung nasional, yang akan dimulai pada Rabu.

Kanselir juga mengumumkan hening cipta di seluruh negeri yang akan diadakan pada pukul 10:00 waktu setempat (16.00 WIB) untuk menghormati para korban.

Presiden Austria Alexander Van der Bellen menyampaikan kesedihannya yang mendalam atas tragedi penembakan ini dalam sebuah pernyataan di X: “Kengerian ini tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Apa yang terjadi hari ini di sebuah sekolah di Graz benar-benar menyentuh hati negara kita"

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.