Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Jakarta Dukung Revitalisasi Pasar Baru

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 15:10 WIB | Oleh:
DPRD DKI Jakarta Dukung Revitalisasi Pasar Baru Doc: Nugroho Sejati

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, mendukung rencana Pemprov DKI merevitalisasi kawasan Pasar Baru pada 2026. Proyek ini akan mengintegrasikan Pasar Baru dengan kawasan Lapangan Banteng dan menjadikannya sebagai pusat kuliner malam.

Wibi menegaskan, proses revitalisasi tidak boleh hanya berfokus pada estetika, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan aktivitas ekonomi warga yang selama puluhan tahun menggantungkan hidup di kawasan tersebut.

“Penting untuk melibatkan pelaku UMKM lokal dan pemilik usaha yang sudah ada sejak awal perencanaan, agar transformasi ini inklusif dan tidak menciptakan gentrifikasi,” ujar Wibi, Rabu (11/6).

Ia berharap, konsep integrasi Pasar Baru dengan Lapangan Banteng dapat memperluas konektivitas pedestrian dan akses transportasi umum. Dengan demikian, kawasan ini bisa menjadi magnet baru bagi masyarakat.

“Ini langkah awal yang bagus. Tinggal kita kawal bersama agar implementasinya tetap berpihak pada warga dan sejarah kota,” imbuh dia.

Senada dengan Wibi, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmuda, turut menyambut positif rencana revitalisasi ini. Ia menyebut, program tersebut sebagai ide yang luar biasa dan mengajak warga Jakarta untuk ikut mendukung.

“Ini sangat luar biasa. Dan kalau sekarang sudah masuk tahap perencanaan, saya sebagai anggota DPRD tentu sangat mendukung program ini. Mari warga Jakarta, kita dukung bersama,” ucap dia.

Menurut Ida, kehadiran pusat kuliner di kawasan Pasar Baru akan membuka peluang pemasukan baru bagi warga dan pelaku UMKM, serta berdampak positif bagi perekonomian kota.

“Pasar Baru dulu dikenal sebagai pusat belanja pakaian dan sepatu, tempat yang jadi idola banyak orang. Kalau sekarang ditambah dengan pusat kuliner, dampaknya pasti luar biasa,” katan dia.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebut Pasar Baru sebagai "ruh Jakarta" dan menilai revitalisasi perlu dilakukan karena kawasan tersebut mengalami penurunan jumlah pengunjung sejak pandemi.

Rencana revitalisasi tak hanya berfokus pada penataan visual (beautifikasi), tetapi juga diarahkan untuk menghidupkan kawasan melalui kegiatan ekonomi malam hari. Pemprov DKI juga akan menggandeng Kementerian Keuangan dan pengelola gedung-gedung bersejarah di sekitar lokasi, seperti Gedung Kesenian Jakarta dan Kantor Pos. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.