Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Makassar Kembangkan UMKM lewat Kolaborasi dengan Perhotelan

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 19:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Makassar Kembangkan UMKM lewat Kolaborasi dengan Perhotelan Doc: ANTARA
Ket. Suasana peresmian Gerai UMKM oleh Wali Kota Makassar H Munafri Arifuddin di Hotel Gammara dengan produk unggulan UMKM dari 153 kelurahan di Kota Makassar, Selasa (10/6/2025).

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar meluncurkan gerai UMKM dengan menggandeng sektor perhotelan yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan untuk menawarkan produk UMKM yang tersebar di 153 kelurahan di Kota Makassar.

"Peluncuran gerai UMKM di Hotel Gammara ini akan menjadi percontohan bagi hotel atau restoran lainnya untuk menggandeng para UMKM, juga melibatkan pihak PHRI, Dekranasda, Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi dan UMKM setempat untuk berkolaborasi," kata Wali Kota Makassar, H Munafri Arifuddin, disela-sela peluncuran gerai UMKM di Makassar, Selasa (10/6).

Dia mengatakan kehadiran gerai UMKM selain untuk mengakomodasi produk UMKM yang ada di 153 kelurahan, juga membantu para pengunjung hotel lebih mudah mendapatkan oleh-oleh tanpa perlu mencari ke toko oleh-oleh.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muh Reza.Dia mengatakan potensi kriya dan kuliner di kalangan masyarakat dapat mendorong wisatawan lokal, wisatawan Nusantara, dan wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Makassar.

Apalagi Makassar, lanjut dia, selaku hub atau penghubung daerah yang ada di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) mencatat bahwa seluruh daerah di Provinsi Sulsel memiliki 1.574.446 UMKM, dengan Kota Makassar memiliki UMKM terbanyak yaitu 211.496. Pada tahun 2024, jumlah UMKM yang pasti meningkat membutuhkan transformasi digital dari segi fasilitas dan literasi.

Sementara itu General Manager Hotel Gammara, Rizki Amanah Ras mengatakan, Program Pemkot Makassar yang mendorong UMKM agar naik kelas sejalan dengan Program Gammara.

"Termasuk kami memiliki 'urban farming' yang tentu sejalan dengan Program Kota Makassar yakni Lorong Garden, agar warga Kota Makassar dan tidak kekurangan bahan pangan," katanya.

Kini sedikitnya 30 persen bahan konsumsi di hotel berbintang ini, sudah dapat tertutupi dari hasil kebun yang dikembangkan sendiri.

Kondisi tersebut mendapat sambutan positif dari Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga. Menurut dia, hotel dan restoran perlu meningkatkan sinergitas dengan para pelaku UMKM.

"Pihak hotel tentu membutuhkan produk yang bisa menjadi daya tarik dan minat pengunjung, sebaliknya pihak UMKM butuh dibantu pemasarannya," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.