Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalah Telak Timnas Indonesia Dapat Pelajaran, Tantangan Baru Menanti

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 19:47 WIB | Oleh:
Kalah Telak Timnas Indonesia Dapat Pelajaran, Tantangan Baru Menanti Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi pertandingan Jepang kontra Indonesia

JAKARTA - Harapan Timnas Indonesia menutup putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan hasil positif kandas setelah dibekuk Jepang 0-6 di Suita City Football Stadium, Osaka, Selasa (10/6). Kekalahan telak ini sekaligus menjadi skor terbesar yang diderita Skuad Garuda sepanjang babak kualifikasi.

Lini belakang Indonesia tak mampu membendung gempuran tuan rumah yang tampil dominan sejak awal. Daichi Kamada membuka skor pada menit ke-15 dan menggandakan golnya di menit ke-71. Takefusa Kubo (19’), Ryoya Morishita (53’), Shuto Machino (64’), dan Mao Hasoya (80’) turut mencatatkan nama di papan skor untuk menegaskan dominasi Samurai Biru.

Kekalahan ini menjadi pertemuan kedua Indonesia dan Jepang di Grup C setelah laga pertama di Jakarta juga berakhir dengan kekalahan 0-4. Meski kalah, Indonesia tetap dipastikan lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad asuhan Patrick Kluivert finis di posisi keempat dengan 12 poin, unggul jauh dari China dan Bahrain yang hanya mengoleksi enam poin.

Jepang memuncaki klasemen akhir Grup C dengan 23 poin dari 10 laga, mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026. Australia menyusul di peringkat kedua dengan 19 poin.

Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Indonesia atas Jepang dalam laga resmi, sekaligus menegaskan jurang kualitas yang masih lebar antara tim elite Asia dan negara-negara berkembang seperti Indonesia. Namun di sisi lain, pencapaian Indonesia tetap patut diapresiasi.

Skuad Garuda mencetak sejarah sebagai satu-satunya wakil ASEAN yang lolos ke putaran keempat, meraih poin terbanyak sepanjang partisipasi Indonesia di babak kualifikasi, dan membukukan kemenangan bersejarah atas tim-tim kuat seperti Tiongkok dan Arab Saudi.

“Ini jadi pelajaran besar. Kami harus meningkatkan aspek pertahanan dan distribusi bola, terutama saat ditekan lawan,” ujar pelatih Patrick Kluivert.

Para pemain muda Indonesia juga tetap menunjukkan semangat bertarung meski menghadapi kekuatan tertinggi Asia. Dengan waktu persiapan yang cukup sebelum putaran keempat dimulai akhir tahun ini, Indonesia memiliki peluang realistis untuk melangkah lebih jauh—asal dibarengi pembenahan menyeluruh dan konsistensi performa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.