Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter di Perairan Sabang

📅 Senin, 09 Jun 2025, 19:22 WIB | Oleh:
Waspada! Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter di Perairan Sabang Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi gelombang laut.

BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh menyatakan ketinggian gelombang di wilayah perairan Sabang-Banda Aceh yang saat ini mencapai 2,5 meter tidak aman bagi pelayaran.

"Gelombang di perairan Sabang- Banda Aceh sekitar 1,25 hingga 2,5 meter, dengan kecepatan angin 15 knot," kata Prakirawan BMKG SIM Banda Aceh, Khairul Akbar, di Banda Aceh, Senin.

Dia mengatakan, dengan kondisi gelombang dan kecepatan angin di perairan tersebut, maka sangat tidak aman bagi pelayaran terutama kapal cepat. Sehingga ada yang sudah dibatalkan keberangkatan dari Banda Aceh menuju Sabang.

Kemudian, untuk kapal Ferry pada dasarnya juga kurang aman mengingat kecepatan angin bisa saja mencapai maksimal 30 knot. Meskipun hingga saat ini belum ada pembatalan keberangkatan.

"Untuk kapal Ferry juga sebenarnya tidak aman karena maksimal angin bisa 30 knot. Sampai saat ini kapal Ferry belum ada pembatalan. Tetapi, saran keselamatan untuk Ferry juga perlu diperhatikan," ujarnya.

Dia menyampaikan, kondisi gelombang yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran di antaranya bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter. Kemudian untuk kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan ketinggian gelombang mencapai 1,5 meter.

Lalu, kapal Ferry jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. Dan, kapal besar apabila kecepatan angin mencapai 27 knot dengan tinggi gelombang mencapai 4 meter.

Ia menambahkan, kondisi cuaca periode Mei-September sangat fluktuatif, tergantung anomali cuaca pemicu angin dan hujan itu sendiri. Maka, kepada semua pihak dapat memperhatikan cuaca sebelum melaksanakan aktivitas.

"Sangat disarankan untuk memperhatikan kondisi sebelum melaut, walaupun memang perubahannya cepat," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.