Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NTB Dukung Pengembangan Taman Laut Berbasis Komunitas

📅 Senin, 09 Jun 2025, 23:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
NTB Dukung Pengembangan Taman Laut Berbasis Komunitas Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal (tengah) saat hadir pada peringatan Hari Laut Dunia dan Hari Segitiga Karang di Pantai Pandanan Kabupaten Lombok Utara, Senin (9/6/2025).

MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mendukung pengembangan kawasan Taman Laut Pandanan di Kabupaten Lombok Utara dengan menekankan prinsip ramah lingkungan, berbasis komunitas dan menolak adanya praktik yang meminggirkan masyarakat sekitar.

"Kalau kita bicara tentang daerah ini, tidak cukup bicara mengenai pantai. Seperti tadi lingkungan, ekonomi dan ekuitas itu sebetulnya kita bicara tentang ekosistem laut. Ekosistem laut itu bukan hanya lautnya, tapi juga pesisirnya, pantainya, dan manusia yang tinggal di sekitarnya, bahkan udaranya," kata Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, pada peringatan Hari Laut Dunia dan Hari Segitiga Karang di Pantai Pandanan, Kabupaten Lombok Utara melalui keterangan yang diterima di Mataram, Senin (9/6).

Iqbal sapaan akrab Gubernur NTB mengatakan kawasan Taman Laut Pandanan merupakan tempat yang sangat spesial. Pasalnya, kawasan ini menjadi jalur migrasi Elang Alap atau Elang Siberia, serta salah satu lokasi terbaik untuk melakukan pengamatan burung (bird watching). Selain itu, kawasan ini juga memiliki situs vulkanik dari gunung merapi purba.

Untuk itu, kata Iqbal, peringatan Hari Laut Sedunia yang dilaksanakan ini, menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan wilayah tersebut.

"Ini membutuhkan kesadaran dan komitmen dari kita semua. Yang paling membahagiakan, mendengarkan cerita bagaimana teman-teman mahasiswa dan mahasiswi, teman-teman kampus, memberi perhatian kepada konservasi kelautan ini. Artinya, kalau yang muda sudah memberikan perhatian, masa depan kita cerah," ujar Gubernur Iqbal.

Iqbal juga menegaskan bahwa laut adalah milik bersama, milik semua umat manusia. Apa pun yang terjadi di kawasan ini akan berdampak pada negara-negara lain.

"Karena itu, menjaga kelestarian ekosistem kelautan di NTB merupakan kontribusi nyata dalam menciptakan dunia yang lebih baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
BMKG Prakirakan Cuaca DKI J...
Daerah
Jangan Panik! Khofifah Mint...
Olahraga
Timnas Futsal Indonesia Tel...
Advertisement
Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

Film Zona Merah Siap Naik ke Layar Lebar, Ada Kejutan Apa?

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.