Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKPP Kabupaten Tangerang Catat 7.372 Ekor Hewan Kurban Disembelih di Idul Adha 2025

📅 Senin, 09 Jun 2025, 17:25 WIB | Oleh:
DKPP Kabupaten Tangerang Catat 7.372 Ekor Hewan Kurban Disembelih di Idul Adha 2025 Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Sejumlah petugas panitia Idul Adha menyembelih hewan kurban di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten.

KABUPATEN TANGERANG - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat sebanyak 7.372 ekor hewan kurban di wilayahnya itu telah disembelih selama perayaan Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Asep Jatmika di Tangerang, Senin (9/6), mengatakan bahwa dari total 7.372 hewan kurban yang disembelih itu terdiri dari sapi 1.886 ekor, kerbau 17 ekor, kambing 1.774 ekor dan domba 3.695 ekor.

Pengecekan dan pengawasan kurban di 660 titik yang ada di 29 kecamatan di daerahnya itu.

"Total yang diperiksa adalah hasil pendataan selama tiga hari pasca perayaan Idul Adha, hasilnya hewan kurban layak dibagikan dan dikonsumsi," katanya.

Menurutnya, selama pelaksanaan pendataan dan pengawasan pemotongan hewan kurban oleh petugas di lapangan, sejauh ini masih relatif aman serta lancar.

Hanya, terdapat satu ekor hewan kurban jenis sapi ditemukan terdapat cacing hati dan hal tersebut sudah tertangani. Namun, secara umum kondisinya aman dan layak dikonsumsi.

"Secara umum, daging hewan kurban relatif aman dan layak dikonsumsi," ucapnya.

Ia mengungkapkan, untuk tahun ini jumlah pemotongan hewan kurban di wilayahnya tersebut mengalami peningkatan. Hal itu kemungkinan diakibatkan oleh antusiasme masyarakat yang melaksanakan penyembelihan bertambah.

Sementara itu, berdasarkan hasil pengawasan sejak tanggal 2 sampai 5 Juni 2025, terdapat 33.571 ekor hewan telah dinyatakan layak untuk kurban Idul Adha.

Jumlah tersebut, katanya, mengalami peningkatan sebesar 4 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni sebanyak 32.382 ekor.

"Selama pengawasan kami menerjunkan 100 petugas baik dari dokter hewan maupun petugas lapangan. Mereka sudah mengecek di 29 kecamatan dengan jumlah lapak 635 titik," ungkap dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.