Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Kepri Gencarkan Edukasi Pembayaran Non Tunai lewat Cernival 2025

📅 Senin, 09 Jun 2025, 10:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Kepri Gencarkan Edukasi Pembayaran Non Tunai lewat Cernival 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Bank Indonesia Kepulauan Riau (BI Kepri) aktif mengedukasi masyarakat soal transaksi non tunai melalui Cernival 2025. Program ini mendukung digitalisasi sistem pembayaran dan inklusi keuangan di wilayah Kepri.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau (KPw BI Kepri) meningkatkan pemahaman serta penggunaan sistem pembayaran non tunai di tengah masyarakat dengan kembali menggelar Cernival (Cashless Experience Carnival) di tahun ini.

Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri Adidoyo Prakoso dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kepri, Senin menyampaikan bahwa Cernival akan kembali digelar pada Juli 2025 setelah sukses pertama kali dilaksanakan pada tahun 2023.

“Cernival akan kami hadirkan lebih meriah dari sebelumnya. Nanti akan ada banyak lomba-lomba, mungkin bisa disebut juga sebagai pesta rakyat. Kami ingin semakin banyak masyarakat terlibat, mengenal, dan merasakan langsung manfaat dari transaksi non tunai,” katanya menjelaskan.

Sebagai bagian dari pra-event menuju puncak Cernival 2025, Bank Indonesia Kepri telah menyelenggarakan Gowes Road To Cernival 2025 yang berlangsung pada 8 Juni 2025 di One Batam Mall.

Acara tersebut diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Experience, Gowes Bersama, Bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Live Music, serta sosialisasi sistem pembayaran dan edukasi melalui gim interaktif.

“Melalui acara ini kami ingin mendekatkan QRIS dan sistem pembayaran digital ke masyarakat dengan cara yang inklusif,” ujar Adidoyo.

Menurutnya, Cernival tidak hanya mengedepankan edukasi sistem pembayaran digital, tetapi juga mendorong partisipasi UMKM dan generasi muda.

Pada penyelenggaraan Cernival 2023, acara ini diisi dengan konser musik, kompetisi kreatif, donor darah, serta bazar UMKM yang seluruh transaksinya difasilitasi melalui QRIS.

Mengenai lokasi utama Cernival 2025, pihak BI Kepri masih melakukan penjajakan dan akan segera mengumumkan lokasi resminya.

Namun, Adidoyo memastikan bahwa penyelenggaraan tahun ini akan lebih semarak dari sebelumnya.

“Cernival bukan hanya ajang edukasi, tapi juga momen memperkuat komitmen kita terhadap transformasi digital dan penguatan ekosistem pembayaran non tunai di Kepri,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.