Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hendra: Lebih Enak Bermain, Jadi Pelatih Sangat Tegang, Apalagi di Poin-poin Kritis

📅 Sabtu, 07 Jun 2025, 17:03 WIB | Oleh:
Hendra: Lebih Enak Bermain, Jadi Pelatih Sangat Tegang, Apalagi di Poin-poin Kritis Doc: ist
Ket. Hendra Setiawan

JAKARTA – Ini kisah yang jarang diketahui orang. Mantan pebulu tangkis nasional Hendra Setiawan merasakan ketegangan yang berbeda saat berperan sebagai pelatih mendampingi pasangan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dalam BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2025 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

"Sepertinya lebih enak main daripada jadi pelatih. Tegang jadi pelatih, apalagi kalau sudah masuk poin-poin kritis,” kata Hendra di Jakarta, Sabtu.

Hendra debut menjadi pelatih Sabar/Reza ketika Super 1000 All England 2025 pada 11-16 Maret. Di bawah asuhan pelatih 40 tahun itu, Sabar/Reza mengaku makin percaya diri.

Sepanjang kebersamaan mereka, Sabar/Reza mencapai babak ketiga di All England 2025, perempat final di Super 300 Swiss Open, dan Super 500 Thailand Open serta babak kedua Super 750 Singapore Open.

Kini, Hendra sukses mengantar Sabar/Reza melaju ke semifinal turnamen BWF Super 1000 ini setelah mengalahkan unggulan teratas asal Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 21-19, 9-21, 21-19.

Dalam laga tersebut, Reza bermain dalam kondisi cedera pinggang yang sudah dirasakan sejak sepekan sebelum turnamen. Selama jeda interval pertandingan, tim medis kerap memberikan perawatan pada bagian punggung bawahnya.

"Dari minggu lalu sudah terasa, tapi kami coba tetap fokus satu pertandingan ke pertandingan. Karakter shuttlecock dan kondisi angin di Istora juga cukup menguntungkan buat kami," ujar Hendra.

Pada semifinal yang dijadwalkan bergulir malam ini, Sabar/Reza akan menghadapi pasangan Malaysia lainnya, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, yang dilatih oleh Herry Iman Pierngadi, mantan pelatih Hendra saat masih aktif bermain.

"Koh Herry itu ilmunya jauh lebih banyak. Tapi kami fokus ke strategi tim sendiri. Yang penting sekarang bagaimana kondisi Sabar dan Reza bisa pulih dengan baik,” ucap peraih emas Olimpiade Beijing 2008 itu.

Adapun semasa aktif menjadi pemain, Hendra pernah menjadi juara di Indonesia Open edisi 2005 berpasangan dengan mendiang Markis Kido dan 2013 berpasangan dengan Mohammad Ahsan.

Selain Sabar/Reza, Indonesia juga menempatkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di semifinal.

Mereka akan menghadapi wakil Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae dalam upaya menjaga harapan tuan rumah merebut gelar juara dari sektor ganda putra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.