Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kearifikan Lokal Perlu Digali Kembali untuk Bangun Kemandirian Daerah di Tengah Tantangan Ekonomi Nasional

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 09:00 WIB | Oleh:
Kearifikan Lokal Perlu Digali Kembali untuk Bangun Kemandirian Daerah di Tengah Tantangan Ekonomi Nasional Doc: istimewa
Ket. Sukoharjo kini menjadi destinasi wisata jamu tradisional.

SUKOHARJO – Membangun kemandirian masyarakat dapat dilakukan dengan mengembangkan kearifan lokal berbasis komunitas. Langkah ini sebagai upaya menjawab tantangan perekonomian nasional saat ini.

“Saya kira para tokoh masyarakat bisa menggali kembali potensi atau kearifan lokal yang dimiliki di daerah masing-masing untuk bisa dikembangkan melalui jejaring yang dibangun mulai dari keluarga di setiap desa,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam acara Penyerapan Aspirasi Masyarakat MPR RI di hadapan para tokoh masyarakat dan pemuda di Sukoharjo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Menurut Lestari, dalam menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembangunan saat ini harus dihadapi secara bersama-sama.

Para tokoh masyarakat dan pemuda, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, harus mampu berperan aktif untuk mulai melihat berbagai potensi yang dimiliki daerah dan segera mengambil langkah nyata untuk mengelola potensi tersebut.

Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI, banyak hal dalam lingkup yang lebih kecil bisa segera dilakukan dalam upaya membangun kemandirian di tingkat daerah.

Apalagi, ujar Rerie, di wilayah Surakarta dan sekitarnya terjadi ketimpangan akses ekonomi. Meski di Surakarta dan Sukoharjo menjadi pusat pertumbuhan dengan menyerap investasi, namun daerah-daerah di luar wilayah tersebut masih tertinggal.

Kearifan lokal seperti membatik dan menenun, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus mampu dihidupkan kembali di lingkungan keluarga, seperti yang terjadi di masa lalu.

Demikian juga, tambah Rerie, dengan kerajinan gerabah yang sampai saat ini masih memiliki nilai jual, tetapi produsennya semakin sedikit.

Rerie mendorong agar para pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat di daerah dapat bersama menumbuhkan gerakan ekonomi kreatif masyarakat dengan memanfaatkan potensi kearifan lokal, untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.