Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Supadio Kembali Jadi Bandara Internasional

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandara Supadio Kembali Jadi Bandara Internasional Doc: Antara
Ket. Peresmian pengaktifan kembali status internasional Supadio dihadiri oleh Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa, serta Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan.

Pontianak - Bandara Supadio yang berlokasi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kembali ditetapkan sebagai bandara internasional setelah sebelumnya berstatus domestik sejak pandemi COVID-19.

"Pengembalian status internasional ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas Kalimantan Barat dengan negara-negara tetangga dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat," kata Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat menghadiri peresmian bandara Supadio menjadi bandara Internasional di Kabupaten Kubu Raya, Rabu (4/6).

Ia berharap pembukaan kembali jalur internasional di Bandara Supadio bisa menjadi pemicu pertumbuhan sektor ketenagakerjaan, investasi, dan pariwisata di Kalbar.

Ia menambahkan, pembukaan rute penerbangan luar negeri akan sangat bergantung pada kebijakan dan minat pasar dari maskapai penerbangan. Pemerintah daerah maupun pusat akan memberikan dukungan penuh agar proses perizinan dapat berjalan lancar.

"Tentu akan disesuaikan dengan permintaan pasar. Kalau ada potensi, maskapai pasti tertarik. Yang penting, Kemenhub bisa memproses izin dengan cepat," tuturnya.

Di tempat sama, Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan bahwa beberapa rute internasional yang sebelumnya pernah beroperasi akan segera dibuka kembali dalam waktu dekat. Di antaranya adalah rute Pontianak–Kuching (Malaysia), Pontianak–Kuala Lumpur, dan Pontianak–Penang.

"Dengan status internasional ini, kita bisa kembali mengakses penerbangan langsung ke sejumlah kota di Malaysia. Ini tentu sangat menguntungkan bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas perdagangan lintas batas," kata Ria Norsan.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi V DPR RI yang dinilai berperan penting dalam proses pengembalian status internasional Bandara Supadio.

"Kami berterima kasih atas peran aktif Komisi V. Dukungan ini memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pelayanan transportasi udara di Kalbar," katanya.

Pengaktifan kembali Bandara Supadio sebagai bandara internasional menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat konektivitas regional di kawasan perbatasan.

Dengan dibukanya kembali penerbangan internasional dari dan ke Pontianak, Gubernur Kalbar berharap terjadi peningkatan mobilitas penumpang, arus logistik, serta kerja sama perdagangan dan pariwisata dengan negara tetangga, khususnya Malaysia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.