Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilik Ijazah Berharap Peroleh Pekerjaan Lebih Baik Setelah Ijazah Ditebus Pemprov DKI

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 13:15 WIB | Oleh:
Pemilik Ijazah Berharap Peroleh Pekerjaan Lebih Baik Setelah Ijazah Ditebus Pemprov DKI Doc: antara foto
Ket. Pemutihan ijazah oleh Pemprov DKI Jakarta.

JAKARTA - Warga pemilik ijazah dalam program pemutihan ijazah oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berharap mendapatkan pekerjaan lebih layak lagi, setelah salah satu tanda kelulusan pada sebuah jenjang pendidikan yang lebih tinggi itu berhasil didapatkan.

"Sekarang sudah kerja tapi masih menggunakan ijazah SMP," kata salah seorang warga Jakarta UtaraArif di Jakarta, Selasa (3/6), berterus terang akan mencari pekerjaan lebih baik setelah ijazah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah dipegangnya.

Arif mengatakan bahwa saat ini ia masih bekerja pada bagian pengemasan barang di sebuah perusahaan, Jakarta Utara.

Arif mengaku bahwa orang tuanya tidak bisa menebus ijazah lantaran karena terbentur biaya yang cukup banyak sehingga dengan adanya program pemutihan ijazah dari Pemprov DKI Jakarta itu sangat merasa terbantu.

"Tunggakannya cukup besar, tapi adanya program ini, ijazah yang sempat ditahan, bisa diambil tanpa biaya," katanya.

Sementara itu, orang tua siswa yang ijazah anaknya baru diambil Ipah mengatakan, terbantu dengan program tersebut karena ijazah yang tertahan kini bisa dibawa pulang.

Menurut dia, meski anaknya mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, namun masih ada beberapa biaya yang belum bisa terpenuhi sehingga ijazah ditahan sekolah. "Ada tunggakan untuk pembayaran ijazah sebesar Rp500 ribu," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap bahwa program penebusan ijazah yang ditahan di sekolah, bisa diselesaikan pada 2025, meskipun masih tersisa di angka 6.000 lebih.

"Sudah ada 1.315 ijazah yang telah diputihkan," kata Pramono saat penyerahan bantuan pemutihan ijazah tahap ketiga di SMK Miftahul Falah Jakarta Selatan.

Pada pemutihan ijazah itu, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Baznas Bazis menyerahkan sebanyak 827 ijazah dari jenjang SMP dan SMK.

Pramono menyatakan bahwa program pemutihan ijazah ini diharapkan dapat selesai pada 2025 dengan sisa ijazah yang masih ditahan berkisar 6.000 lebih.

"Untuk penyelesaian mudah-mudahan di tahun 2025 ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.