Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menbud Sebut Film Gowok: Kamasutra Jawa Refleksikan Latar Belakang Keberagaman Budaya

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Menbud Sebut Film Gowok: Kamasutra Jawa Refleksikan Latar Belakang Keberagaman Budaya Doc: antara foto
Ket. Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menilai, film Gowok: Kamasutra Jawa merupakan film dengan latar belakang yang merefleksikan keberagaman budaya Indonesia dengan cerita yang baik.

“Menurut saya ceritanya sangat menarik karena mengangkat sebuah tradisi yang mungkin kini telah punah,” ujar Menbud dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/6).

Akulturasi budaya, berbagai budaya di Indonesia, lanjut dia, menjadikan Indonesia kaya akan peristiwa dan kisah yang layak diangkat ke layar lebar.

Ia pun mengimbau bagi masyarakat yang ingin menyaksikan film garapan Hanung Bramantyo ini untuk memperhatikan klasifikasi umur.

Senada dengannya, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi film ini dan berharap bisa menjadi media untuk menggugah kesadaran dan apresiasi terhadap kekayaan sejarah serta budaya Indonesia pada masa lampau.

Pada masa lalu, profesi gowok dihormati karena dianggap mampu membentuk laki-laki menjadi suami yang bisa memuaskan istri secara lahir dan batin.

Hanya keluarga bangsawan dan kaya raya yang bisa menitipkan putranya kepada gowok. Kehadiran gowok menjadi solusi bagi orang tua calon pengantin pria untuk memastikan anak mereka mendapatkan bekal pengetahuan dasar dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Film ini menghadirkan dinamika kehidupan profesi gowok yang menyimpan sisi rahasia di balik berharganya profesi tersebut dengan menampilkan Raihaanun sebagai Nyai Ratri, Lola Amaria, Devano Danendra, Alika Jantina, Ali Fikry, Nayla Purnama, Donny Damara, Djenar Maesa Ayu, Slamet Rahardjo, dan Reza Rahadian yang berperan sebagai Kamajaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.