Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! Modus Penipuan COD, Simak Cara Aman Belanja Daring

📅 Senin, 02 Jun 2025, 17:59 WIB | Oleh:
Hati-hati! Modus Penipuan COD, Simak Cara Aman Belanja Daring Doc: foto: Istimewa
Ket. Ilustrasi pengiriman paket kepada komsumen.

JAKARTA - Di tengah maraknya pemanfaatan layanan belanja online, konsumen diimbau untuk mewaspadai penerapan modus penipuan berkedok layanan pengiriman paket dengan metode pembayaran di tempat (Cash on Delivery/COD).

Modus penipuan yang membuat konsumen membayar paket yang tidak pernah mereka pesan ini semakin sering terjadi dan telah memakan banyak korban.

Dalam kejahatan ini, pelaku mengirimkan paket COD secara acak ke rumah calon korban. Karena bingung atau merasa pernah berbelanja via online, korban membayar paket tanpa memeriksa isi dan asal-usul paket tersebut.

Menurut keterangan pers sebuah toko online pada Senin (2/6), penipuan semacam ini tidak terjadi akibat kebocoran data penyedia platform perniagaan elektronik.

Pelaku kejahatan memanfaatkan informasi dasar seperti nama dan alamat yang sudah tersebar di ruang digital melalui penggunaan layanan belanja daring, layanan pemesanan makanan dan transportasi daring, hingga pengisian formulir undian, untuk melakukan penipuan.

Agar terhindar dari tindak kejahatan semacam ini, konsumen perlu meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan langkah-langkah pencegahan sebagai berikut:

  1. Jangan asal terima dan bayar paket. Tanyakan informasi tentang paket kepada kurir dan lakukan pengecekan sebelum menyetujui pembayaran
  2. Periksa detail pengirim dan isi paket. Hindari menerima paket dengan label yang mencurigakan atau tidak jelas
  3. Cek riwayat belanja. Gunakan fitur riwayat pesanan di aplikasi e-commerce untuk memastikan kebenaran paket
  4. Tolak dan laporkan. Jika merasa tidak pernah memesan, tolak paket tersebut dan laporkan ke penyedia jasa kirim atau layanan pelanggan platform terkait
  5. Edukasi keluarga di rumah. Pastikan seluruh anggota keluarga memahami modus penipuan ini agar tidak menjadi korban.

Kalau menerima paket mencurigakan, pelanggan dapat melakukan verifikasi dan menyampaikan laporan melalui fitur Cek Fakta di aplikasi e-commerce.

Selain itu, pelanggan bisa langsung menghubungi Customer Service e-commerce yang siaga membantu 24 jam setiap hari.

Modus penipuan COD tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga mengancam kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem e-commerce yang tengah berkembang.

Oleh karena itu, penting untuk mengedukasi dan meningkatkan kewaspadaan konsumen guna mencegah kejahatan berulang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.