Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akibat Longsor, Pelayanan Puskesmas Telaga Puncak Gorontalo Dipindahkan

📅 Senin, 02 Jun 2025, 21:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akibat Longsor, Pelayanan Puskesmas Telaga Puncak Gorontalo Dipindahkan Doc: ANTARA
Ket. Warga melihat kondisi Puskesmas Telaga Puncak Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, yang terdampak tanah longsor, Senin (02/6/2025).

KABUPATEN GORONTALO – Pelayanan di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) Telaga Puncak, di Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, terpaksa harus dipindahkan ke tempat pengungsian sementara akibat tanah longsor.

Kepala Puskesmas Telaga Puncak, Pemy Panigoro, di Gorontalo, Senin (02/6), mengatakan tanah longsor yang terjadi pada Senin (2/6) dini hari, mengakibatkan tembok dan atap bagian belakang puskesmas jebol, sehingga material longsor masuk sampai ke dalam beberapa ruang pelayanan.

"Sejak pagi tadi kami telah mengevakuasi peralatan medis ke tempat yang lebih aman yaitu di lokasi pengungsian sementara yang berada di Pasar Desa Dulamayo Selatan," ucap Pemy.

Untungnya pada saat kejadian, peralatan medis yang sering digunakan dalam kondisi darurat tidak terkena material longsor, sehingga masih sempat dievakuasi.

Namun hampir sebagian besar bangunan sudah tidak dapat difungsikan, karena selain rusak, ada juga dinding yang retak dan dikhawatirkan akan roboh jika terjadi longsor susulan.

Apalagi sebagian besar wilayah setempat masih diguyur hujan dan memungkinkan terjadi longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan para petugas puskesmas maupun warga yang datang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Pemindahan pelayanan kesehatan di Puskesmas Telaga Puncak ini, kata dia, hanya bersifat sementara dan pihaknya juga telah melaporkan kejadian ini ke Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.

Gedung yang lama tersebut, lanjutnya, direncanakan tidak  digunakan lagi mengingat lokasinya yang rawan terjadi tanah longsor. Namun hal ini masih akan diusulkan ke pemerintah daerah.

"Saat ini pelayanan kesehatan masih kita laksanakan di lokasi Pasar Desa Dulamayo Selatan. Ini hanya bersifat sementara, karena gedung yang lama sudah rusak dan dikhawatirkan mengancam keselamatan petugas maupun warga," kata Pemi Panigoro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.