263 Warga di Dulamayo Selatan Mengungsi akibat Tanah Longsor
Senin, 02 Jun 2025, 22:17 WIBKABUPATEN GORONTALO â Sebanyak 263 warga yang terdiri dari 68 kepala keluarga (KK) di Dusun Popalo, Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, terpaksa harus mengungsi akibat bencana tanah longsor.
Kepala Desa Dulamayo Selatan, Usman Sauridi, di Gorontalo, Senin(02/6), mengatakan tanah longsor di wilayah itu terjadi dua kali yaitu pada Minggu (01/6) sekitar pukul 09.00 WITA dan Senin (02/6) pukul 05.00 WITA.
"Pada Minggu malam, tanah longsor mengakibatkan satu rumah rusak, sehingga penghuni rumah langsung mengungsi. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa," ucap Usman.
Kemudian, kata dia tanah longsor berikutnya terjadi pada Senin dini hari, yang mengakibatkan bangunan bagian belakang pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) Telaga Puncak rusak.
Akibat dari kejadian itu, warga lainnya yang bangunan rumahnya berdekatan dengan lokasi tanah longsor merasa terancam keselamatannya, sehingga harus ikut mengungsi secara mandiri ke tempat yang lebih aman.
Pada saat kejadian kata dia, hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur wilayah tersebut dan mengakibatkan aliran listrik terputus, sehingga membuat suasana menjadi mencekam.
Dengan adanya peristiwa tersebut, ia dan aparat desa setempat segera mengimbau warga yang ada di sekitar lokasi tanah longsor untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, yakni di lokasi Pasar Baru Desa Dulamayo Selatan.
Sejak kejadian sampai dengan pukul 07.00 WITA kata dia, pihaknya baru dapat menyampaikan informasi ke pemerintah daerah, karena pada saat itu listrik padam.
Warga yang mengungsi masih memenuhi kebutuhan makan dan minum secara mandiri, sambil menunggu bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo.
"Untuk sementara waktu, warga yang mengungsi masih belum mau kembali ke rumah masing-masing karena takut akan ada longsor susulan, mengingat cuaca saat ini masih terjadi hujan," imbuhnya.
- Provinsi Gorontalo
- Bencana Tanah Longsor
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perempuan di Dunia Digital: Kesempatan Sama untuk Semua
-
Bencana Tanah Longsor Memicu Kemacetan Lalulintas Hingga 2 km di Maros
-
Destinasi wisata Wih Ni Kulus rusak akibat bencana
-
Unit K9 Diturunkan untuk Mencari Korban Tanah Longsor di Palembayan
-
PT KAI Sebut KRL Yogyakarta Telah Angkut 439 Ribu Penumpang Selama Libur Nataru
-
DPRD Jatim: Pelestarian Budaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
-
Jakarta Gencarkan Pembangunan Taman Mikro
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.