Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1.375 Turis Malaysia Hadiri Ajang Budaya 'Gawia Sowa' Bengkayang di Kalbar

📅 Senin, 02 Jun 2025, 18:40 WIB | Oleh:
1.375 Turis Malaysia Hadiri Ajang Budaya 'Gawia Sowa' Bengkayang di Kalbar Doc: antara foto
Ket. Turis Malaysia

KALIMANTAN BARAT - Sedikitnya 1.375 wisatawan/tamu dari negara Malaysia sudah hadir pada 31 Mei-1 Juni 2025 untuk mengikuti ajang budaya "Gawia Sowa" di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar).

“Total sudah ada 1.375 tamu/wisatawan yang hadir di Jagoi Babang Bengkayang untuk mengikuti acara 'gawia sowa' atau tahun baru padi yang ke-185 Tahun Dayak Bidayuh bijagoi,” kata Plt. Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Rudi Hartono di Bengkayang, Senin (2/6).

Gawia Sowa merupakan tradisi Suku Dayak Bidayuh sebagai ungkapan syukur atas hasil panen, kesehatan, dan keamanan kepada Tuhan serta roh leluhur.

Gawia Sowa ini berlangsung selama tiga hari yaitu mulai tanggal 1 Juni hingga puncaknya pada 3 Juni 2025.

Pada puncak perayaan kata Rudi, akan ada serangkaian kegiatan dilakukan seperti ritual adat ngilaga, tarian sigal sinoyan, pertunjukan alat musik tradisional Silotuang, sigel bilamax mengelilingi rumah adat pangah bipokat dan atraksi kebudayaan.

“'Event' tahunan ini sangat menarik wisatawan luar negeri terutama Malaysia yang juga memiliki sub suku yang sama dengan bijagoi,” katanya.

Dia berharap kunjungan wisatawan Malaysia di Bengkayang tepatnya perbatasan ini dapat meningkat terus setiap tahunnya dan mendatangkan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono mengatakan lewat ajang budaya ini dapat menjadi perekat hubungan kedua negara. Dan melalui budaya ini juga dapat menyatukan berbagai kepentingan dan administrasi kenegaraan dan kepemerintahan dalam satu kekerabatan budaya.

“Hubungan keduanya sudah turun temurun karena hubungan etnis Bidayuh antara Jagoi dan Serawak sangat dekat biasa setiap gawai mereka tetap saling kunjung karena selain serumpun juga ada ikatan kekeluargaan juga,"”kata Heru.

Selain mendatangkan dampak positif hubungan antar dua negara, acara ini juga membawa berkah secara ekonomi karena juga mendatangkan devisa buat negara dan mendorong adanya perputaran uang yang ada di perbatasan .

“Yang dulunya disparitas sosial ekonomi cukup tinggi maka melalui 'event' budaya ini bisa teratasi,” ujarnya.

Heru berharap dengan ajang budaya yang dilakukan di Bengkayang ini bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat desa khususnya.

Selain itu, pertukaran budaya juga akan memacu peningkatan tingkat pemahaman dan nilai-nilai pentingnya pendidikan. Pendidikan juga akan termotivasi bahwa melalui budaya cikal bakal tumbuhnya nilai-nilai karakter yang kuat bagi bangsa.

“Harapannya 'event' budaya ini akan membawa dampak cerdas dari sisi budaya dan berkarakter dari budaya pula yang pada gilirannya akan terwujudnya Bengkayang sebagai Kabupaten yang berbudaya berkelanjutan. Maju dalam pendidikan masyarakatnya, maju dalam budaya dan ekonominya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.