Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panen Raya di Penajam: Musim Pertama Hasilkan Puluhan Ribu Ton Padi

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 14:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panen Raya di Penajam: Musim Pertama Hasilkan Puluhan Ribu Ton Padi Doc: ANTARA/ Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, melakukan panen tanaman padi.

PENAJAM PASER UTARA - Peningkatan produksi padi dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, karena pangan yang cukup akan mengurangi risiko stunting dan meningkatkan kualitas hidup. 

Menggenjot produksi padi dapat mengurangi ketergantungan pada impor beras, sehingga memperkuat ketahanan pangan nasional. 

Panen tanaman padi pada musim tanam.pertama 2025 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mencapai 24.500 ton gabah kering panen (GKP), kata Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian setempat Gunawan.

"Kami optimistis pada musim tanam kedua lebih tinggi daripada musim tanam pertama dengan melihat kondisi cuaca saat ini," ujar Gunawan ketika ditanya mengenai produksi tanaman padi di Penajam, Minggu (1/5).

Musim tanam kedua tahun ini atau musim tanam gadu yang berlangsung Mei, Juni hingga Juli 2025, lanjut dia, diupayakan hasil panen petani tanaman padi dapat meningkat dibandingkan musim tanam pertama.

Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara terus melakukan langkah strategis untuk meningkatkan hasil panen petani tanaman padi dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan.

Tercatat rata-rata hasil panen petani pada musim tanam pertama sekitar 3,62 ton per hektare, hasil panen tersebut tergolong rendah, tetapi ada sejumlah petani telah mampu meningkatkan hasil panen mencapai kisaran enam ton per hektare.

"Petani yang tergabung dalam kelompok tani Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam pada panen musim panen pertama mampu panen capai sekitar enam ton per hektare," jelasnya..

"Terdata secara keseluruhan hasil panen para petani pada musim tanam pertama 2025 sekitar 24.500 ton GKP," tambahnya.

Hasil panen pada musim tanam pertama mencapai 24.500 ton GKP tersebut di atas lahan persawahan dengan luas 7.805 hektare yang tersebar di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Hasil panen para petani tanaman.padi di Kabupaten Penajam Paser Utara musim tanam pertama Maret, April hingga Mei 2025 itu juga diserap Bulog mencapai 5.300 ton GKP, demikian Gunawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.