Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polri Peduli Korban Gempa Bengkulu dengan Menyalurkan Bantuan

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 12:45 WIB | Oleh:
Polri Peduli Korban Gempa Bengkulu dengan Menyalurkan Bantuan Doc: ist
Ket. ilustrasi bansos

BENGKULU – Korban gempa Bengkulu masih terus menantikan bantuan. Maka, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listiyo Sigit Prabowo menyalurkan bantuan 5.000 paket sembako untuk masyarakat di Provinsi Bengkulu yang terdampak gempa bumi Jumat (24/5) dini hari.

Bantuan tersebut wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan dan langsung disalurkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu agar dapat didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana.

"Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan," kata Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono di Kota Bengkulu, Kamis.

Bantuan sembako tersebut terdiri atas lima kilogram beras, satu kilogram gula pasir, susu kental manis, minyak goreng, kecap manis, mi instan, biskuit, dan teh.

Dengan adanya bantuan tersebut, kata dia, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa bumi serta para korban agar dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.

Selain itu, lanjut Mardiyono, melalui bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk peduli dan membantu korban bencana.

Ia mengatakan menjadi komitmen Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan Polri akan terus berupaya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Kami berharap masyarakat dapat membantu korban bencana dengan cara apa pun yang mereka bisa. Bantuan ini dapat berupa materi, tenaga, atau doa," ujar dia.

Diketahui, terapat 248 rumah terdampak yang 20 rumah diantaranya mengalami rusak berat akibat gempa tersebut.

Pada peristiwa itu menyebabkan satu orang meninggal dunia yaitu Suheri Lensi (53), warga Kelurahan Dusun Besar, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu, yang panik ketika terjadi gempa dan memiliki riwayat penyakit jantung, selain itu dua warga saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.