Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Maluku Serukan Agar Kampus Jadi Pusat Perdamaian, Inovasi Sosial, dan Toleransi

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 08:26 WIB | Oleh:
Gubernur Maluku Serukan Agar Kampus Jadi Pusat Perdamaian, Inovasi Sosial, dan Toleransi Doc: antara foto
Ket. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa

AMBON - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyerukan agar kampus di daerah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga sebagai pusat perdamaian dan inovasi sosial untuk menjaga toleransi antarsemua golongan.

“Kita ingin kampus ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tapi juga menjadi pusat perdamaian dan inovasi sosial,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Kamis (29/5).

Saat menghadiri syukuran perubahan bentuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon, ia mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh civitas akademika atas keberhasilan dalam peningkatan status itu.

"Ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi dan komitmen panjang untuk memajukan pendidikan tinggi Islam di Maluku dan kawasan timur Indonesia," katanya.

Menurutnya, transformasi ini sangat strategis dan sejalan dengan visi pemerintahan Provinsi Maluku, yakni transformasi menuju Maluku yang maju, adil dan sejahtera menyongsong Indonesia Emas 2045, yang tertuang dalam visi Saptacita.

Yang mana salah satu pilar utama untuk mencapai visi tersebut adalah penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, responsif terhadap zaman, dan berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Dia menilai UIN Abdul Muthalib harus menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda Maluku yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh secara spiritual, punya visi kebangsaan yang kuat, egaliter, akomodatif terhadap kearifan lokal, dan tangguh menghadapi era kompetisi global saat ini.

“Kita hidup di tengah arus besar transformasi global, dunia sedang bergerak cepat menuju masyarakat digital dan ekonomi berbasis pengetahuan, artinya, perguruan tinggi tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama, tantangan ke depan sangat nyata dan kompleks,” tambahnya.

Lewerissa menyampaikan bahwa UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon harus bisa meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola Perguruan Tinggi yang unggul, agar selalu menjadi pusat inovasi dan peradaban, serta harus memperkuat kapasitas kelembagaan untuk meningkatkan distingsi UIN AM Sangadji, melalui pengintegrasian keislaman, ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan berbasis multikultural.

Dengan demikian Pemerintah Provinsi Maluku berharap dan menaruh kepercayaan kepada UIN AM Sangadji sebagai agen dan inspirato untuk memperkuat pertalian sejati hidop orang basudara dalam semangat potong di kuku rasa di daging, Ale Rasa, Beta Rasa, Sagu Salempeng di Patah Dua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.