Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Optimalisasi Layanan Publik, Gubernur DKI Kenalkan Fitur Baru Jaki dan Tambah CCTV

📅 Kamis, 29 Mei 2025, 20:15 WIB | Oleh:
Demi Optimalisasi Layanan Publik, Gubernur DKI Kenalkan Fitur Baru Jaki dan Tambah CCTV Doc: Andri Widiyanto

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno secara resmi meluncurkan kembali atau relaunching aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dengan 11 fitur barunya di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat, Rabu (28/5) sore.

Peluncuran JAKI ini bersamaan dengan peluncuran CCTV keamanan warga dan logo baru Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta. Pramono berharap dengan perubahan logo, Diskominfotik DKI dapat meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

"Saya ingin mengucapkan selamat terlebih dahulu kepada Dinas Kominfo. Dengan logo baru mudah-mudahan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," ujar Gubernur Pramono, di lokasi acara.

Ia juga menyoroti pentingnya JAKI sebagai jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah. Sebelas fitur baru di aplikasi JAKI akan semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyampaikan laporannya kepada Pemprov DKI Jakarta.

Salah satu fitur yang dinilai paling viral adalah panic button, yang telah banyak digunakan warga untuk meminta bantuan JakCare atau JakAmbulans. Gubernur Pramono kemudian menceritakan tentang keberhasilan JakCare dalam menyelamatkan dua warga yang mencoba melukai diri sendiri.

"Ini menunjukkan bahwa masyarakat sekarang ini betul-betul sudah sangat menyadari peran ataupun fungsinya JAKI,” kata dia.

Gubernur Pramono pun meminta masyarakat agar segera melaporkan melalui aplikasi JAKI jika menemukan kejadian serupa, sehingga penanganan bisa segera diberikan.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono menyebut, Jaki tidak hanya dimanfaatkan di Jakarta, tetapi juga telah diadopsi oleh beberapa provinsi dan kota lain seperti Lampung, Maluku Utara, Banda Aceh, dan Medan.

Pemprov DKI Jakarta, kata Gubernur Pramono, siap memberikan pembelajaran gratis kepada daerah lain yang ingin mengimplementasikan JAKI.

"Daerah manapun yang ingin menggunakan JAKI, kita akan memberikan pembelajaran secara gratis. Tetapi software dan hardware-nya tentu mereka yang akan menyiapkan," kata dia.

Selain peluncuran aplikasi JAKI, Pramono juga meluncurkan penambahan 100 CCTV yang ditempatkan di titik-titik strategis. CCTV ini melengkapi 1.400 CCTV yang sudah ada, sehingga total menjadi 1.500 unit CCTV yang disediakan Pemprov DKI.

CCTV tersebut juga ditempatkan di 12 taman, termasuk taman-taman yang beroperasi 24 jam. Pramono kemudian menyampaikan apresiasi atas respons positif masyarakat terhadap taman-taman yang dibuka 24 jam, seperti Lapangan Banteng, Literasi, Menteng, dan Ayodya.

Menurutnya, keberadaan taman-taman tersebut benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Ia mengatakan, tak sedikit komunitas yang memanfaatkan taman-taman tersebut, seperti komunitas berang-berang, burung malam, reptil, hingga komunitas pengamat bintang.

"Jadi Jakarta ini memang begitu multi-komplek, multi-kultur," ucap Gubernur Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.