RAPBN 2026 Harus Mampu Menjawab Kebutuhan Rakyat dan Tangguh Hadapi Tantangan Global
Rabu, 28 Mei 2025, 04:04 WIBDPR RI akan mencermati dan memastikan agar APBN Tahun Anggaran 2026 dirancang adaptif dan tangguh dalam menghadapi tekanan global sekaligus mampu menjawab kebutuhan rakyat.
JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan memastikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026 betul-betul untuk menjawab kebutuhan rakyat.
âDPR RI akan terus mencermati agar APBN Tahun Anggaran 2026 dirancang adaptif dan tangguh dalam menghadapi tekanan global sekaligus mampu menjawab kebutuhan rakyat dalam pembangunan nasional,â kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/5).
Hal tersebut disampaikan Puan dalam pidato penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024â2025 di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Jakarta.
Dalam pidatonya, Puan juga menyinggung soal perang tarif perdagangan, konflik geopolitik, dan dinamika global lainnya yang ikut berdampak pada kondisi dalam negeri, baik secara ekonomi, politik sosial, maupun budaya.
âMerespons hal-hal tersebut maka dibutuhkan kebijakan negara yang tepat dalam mengintervensi situasi sehingga dapat menjaga keberlanjutan perekonomian nasional, memastikan pembangunan nasional tetap berjalan, dan melindungi kehidupan rakyat,â tegas Puan.
Puan memahami saat ini pembangunan nasional tengah memiliki sejumlah tantangan. Semua inisiatif dalam menyelesaikan tantangan pembangunan nasional, menurut dia, pada akhirnya dibatasi oleh kemampuan keuangan negara. Oleh karena itu diperlukan program prioritas dan kerja-kerja yang terencana, terukur, dan terkoordinasi.
Puan menyatakan bahwa DPR RI melalui fungsi konstitusionalnya akan ikut memperkuat kebijakan-kebijakan negara yang diperlukan oleh Pemerintah untuk menjaga dan melindungi kepentingan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional.
Fungsi Legislasi
Dalam fungsi legislasi, Puan mengatakan bahwa DPR RI akan terus melanjutkan pembahasan terhadap delapan rancangan undang-undang yang saat ini masih berada dalam tahap Pembicaraan Tingkat I.
âDalam membentuk undang-undang, DPR RI dan Pemerintah berkomitmen untuk terus mengedepankan partisipasi masyarakat yang bermakna (meaningful participation),â ungkap Puan.
Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui penghormatan terhadap hak-hak masyarakat, termasuk hak untuk didengar (right to be heard), hak untuk mendapatkan penjelasan (right to be explained), dan hak untuk dipertimbangkan pendapatnya (right to be considered) dalam proses pembentukan undang-undang.
Melalui fungsi anggaran, Puan menyebut DPR RI telah mengawal pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 serta mencermati pembahasan awal arah kebijakan fiskal pada tahun anggaran 2026.
Realisasi anggaran triwulan pertama 2025, kata dia, masih menunjukkan konsolidasi fiskal di internal Pemerintah.
Diimbau pula agar pelaksanaan efisiensi APBN 2025 disertai dengan kinerja yang baik dan transparansi pengelolaannya. âSetiap rupiah yang digunakan dalam APBN atau yang dihemat adalah uang rakyat yang dititip kelolakan untuk membangun kehidupan rakyat yang sejahtera,â tegas Puan.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI menyinggung pula soal KEM-PPKF Tahun 2026 dengan tema Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi.
Menurut Puan, tema ini menunjukkan komitmen Pemerintah untuk melakukan reformasi struktural yang substansial sehingga Indonesia memiliki kemampuan dan kekuatan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pangan, energi, dan kekuatan ekonomi nasional.
Tema tersebut, lanjut dia, juga sangat relevan dengan tatanan global yang makin kompleks dan tidak pasti.
Menutup masa persidangan ini, Puan menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh anggota DPR RI yang telah bekerja untuk mewujudkan harapan rakyat.
Usai penutupan masa sidang hari ini, DPR akan memasuki masa reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024â2025 mulai 28 Mei hingga 23 Juni 2025. Â Ant/S-2
- Rapat Paripurna
- RAPBN 2026
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dukungan APBN untuk pembangunan rumah tahun 2026
-
Tips Upgrade Ponsel Pintar Sesuai Kebutuhan
-
Kepulauan Seribu Masih Jadi Pilihan untuk Libur Panjang
-
Pacu Ekonomi, Pindar Catat Pembiayaan Produktif Nyaris Rp29 Triliun
-
Risiko Kedekatan Prabowo dengan BRICS: Reputasi Non-blok Indonesia Dipertaruhkan
-
Pendemo Mulai Bakar Ban di Belakang Gedung DPR/MPR RI
-
Turun Menjadi 19%, Trump Puji Kesepakatan Tarif dengan Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.