Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda DIY Bongkar Kasus Penyewaan Ilegal Tanah Kas Desa Maguwoharjo

📅 Rabu, 28 Mei 2025, 23:55 WIB | Oleh:
Polda DIY Bongkar Kasus Penyewaan Ilegal Tanah Kas Desa Maguwoharjo Doc: Dok. Polda DIY

YOGYAKARTA — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY bersama Bidang Humas Polda DIY mengungkap praktik penyewaan ilegal tanah kas desa di Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Kasus ini diduga melibatkan sejumlah perangkat kalurahan dan telah menimbulkan kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Gedung Promoter Mapolda DIY, Selasa (27/5), Direktur Reskrimsus Polda DIY Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono dan Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan memaparkan bahwa penyewaan dilakukan tanpa izin resmi dari Gubernur DIY. Praktik ini berlangsung dalam periode 2020 hingga 2023.

“Para tersangka menyewakan tanah kas desa dan pelungguh kepada pihak swasta dengan nilai sewa bervariasi, tanpa melalui prosedur perizinan yang sah. Hasil audit Inspektorat DIY mencatat kerugian negara mencapai Rp 805,6 juta,” jelas Kombes Ihsan.

Dalam penyidikan yang berlangsung, Polda DIY telah menetapkan empat tersangka, masing-masing berinisial K (Lurah), S (Dukuh), E-S (Jogoboyo), dan N (Danarta). Uang tunai sebesar Rp 272,5 juta telah disita sebagai barang bukti.

Tersangka K telah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Yogyakarta dan divonis bersalah. Sementara itu, berkas perkara untuk tiga tersangka lainnya telah dinyatakan lengkap (P-21) dan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DIY untuk proses hukum lebih lanjut.

Polda DIY menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen penegakan hukum terhadap praktik penyalahgunaan kewenangan di tingkat desa yang merugikan keuangan negara.

“Kami akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas. Tidak ada toleransi terhadap korupsi dan penyimpangan dalam pengelolaan aset desa,” tegas Wirdhanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.