Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Penumpang WNA di Wilayah KAI Daop Jember Meningkat

📅 Rabu, 28 Mei 2025, 10:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jumlah Penumpang WNA di Wilayah KAI Daop Jember Meningkat Doc: ANTARA 
Ket. Sejumlah penumpang WNA menunggu di ruang tunggu Stasiun Banyuwangi Kota, Selasa (27/5/2025).

JEMBER – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat tingginya jumlah penumpang warga negara asing (WNA) yang menggunakan layanan kereta api di wilayah kerjanya sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi dan diprediksi jumlah tersebut terus meningkat.

"Tren itu mencerminkan meningkatnya daya tarik pariwisata di wilayah Tapal Kuda serta membaiknya aksesibilitas transportasi berbasis rel yang nyaman dan terjangkau," kata Manajer Hukum dan Humasda Daop 9, Cahyo Widiantoro, di Jember, Rabu(28/5).

Pada 2024 tercatat jumlah penumpang WNA yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember mencapai 37.526 orang dan penumpang WNA yang turun sebanyak 48.111 orang.

"Hingga 20 Mei 2025, volume penumpang WNA yang naik sudah mencapai 9.940 penumpang dan turun 11.003 orang. Angka itu menunjukkan tren yang tetap positif dan menjadi dasar optimisme bahwa jumlah tersebut akan terus meningkat hingga akhir tahun," tuturnya.

Ia mengatakan, tingginya jumlah penumpang WNA tersebut menjadi bukti bahwa layanan KAI semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara untuk menjelajahi wilayah timur pulau Jawa yang kaya destinasi eksotis.

Beberapa stasiun dengan jumlah penumpang WNA tertinggi yang menggunakan KA dari wilayah daop 9 hingga 20 Mei 2025 yakni Stasiun Probolinggo dengan jumlah penumpang naik sebanyak 3.146 orang dan turun 2.936 orang, kemudian di Stasiun Ketapang sebanyak 2.259 penumpang WNA yang naik dan penumpang turun sebanyak 2.471 orang.

Di Stasiun Banyuwangi Kota tercatat penumpang yang naik sebanyak 2.225 orang dan penumpang WNA yang turun sebanyak 2.665 orang, dan di Stasiun Jember penumpang yang naik 1.298 orang dan 1.121 penumpang yang turun.

"Stasiun-stasiun tersebut menjadi titik keberangkatan atau kedatangan utama bagi wisatawan asing yang hendak mengunjungi berbagai destinasi unggulan seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Gunung Bromo, Pantai Papuma dan tempat wisata lainnya di wilayah timur Pulau Jawa," katanya.

Cahyo menjelaskan, KAI terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada wisatawan asing, seperti penyediaan informasi perjalanan dalam bahasa asing di aplikasi KAI Access dan laman resmi, penambahan petugas customer service di stasiun utama, serta pelatihan layanan prima bagi petugas frontliner.

"Kami optimistis tren WNA naik kereta api akan terus meningkat. Daop 9 siap mendukung penuh pertumbuhan sektor pariwisata daerah dengan menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan ramah wisatawan," ujarnya.

Menurut dia, KAI Daop 9 juga berkomitmen menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan komunitas lokal untuk menciptakan ekosistem perjalanan yang menyenangkan bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.