Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pramono Ajak Swasta Investasi untuk Transformasi Jakarta

📅 Rabu, 28 Mei 2025, 20:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Pramono Ajak Swasta Investasi untuk Transformasi Jakarta Doc: occam
Ket. Pramono Anung dan Bob Willen memasuki Balai Agung

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Leaders Forum: Membuka Investasi untuk Transformasi Jakarta Menuju Top 50 Kota Global 2030 yang digelar bersama firma manajemen global Kearney di Balai Kota Jakarta, pada Selasa (27/5). Dalam forum tersebut, Gubernur Pramono menegaskan pentingnya membuka peluang investasi sektor swasta untuk mendukung transformasi Jakarta.

“Forum ini mempertemukan pemimpin visioner, pembuat kebijakan, dan investor global untuk membentuk perjalanan Jakarta menuju Top 50 kota global pada 2030. Harapannya, dapat menarik lebih banyak investasi sektor swasta,” ujar Gubernur Pramono.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, menjalin kemitraan strategis, dan mempermudah investasi demi mendukung pertumbuhan kota secara berkelanjutan. Ia menyebut, Jakarta kini menempati peringkat ke-74 dari 156 kota global dan tengah berbenah di berbagai sektor. Salah satu langkah konkret yang dilakukan di bidang pendidikan adalah pendistribusian Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada 707.622 siswa serta Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada 16.979 mahasiswa.

“Kenapa ini kami lakukan? Karena banyak masyarakat yang belum beruntung. Untuk memutus rantai ketidakberuntungan, kami hadirkan KJP dan KJMU agar mereka bisa mengenyam pendidikan tinggi. Bahkan, pemegang KJP bisa mengakses tempat wisata dan museum secara gratis,” jelasnya.

Pemprov DKI juga memperluas akses literasi dengan memperpanjang jam operasional perpustakaan dan museum hingga pukul 22.00 WIB, serta memutihkan ijazah sebanyak 6.652 sepanjang tahun ini. “Kalau Jakarta ingin masuk Top 50 atau bahkan Top 20, maka masalah dasar seperti pendidikan harus diselesaikan,” tegasnya.

Lebih lanjut Gubernur Pramono mengatakan, Jakarta sebagai kota global harus terus berbenah, termasuk di sektor birokrasi. Transformasi birokrasi, menurutnya, harus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kredibilitas demi meningkatkan kepercayaan publik. “Persoalan utama dalam transformasi kota global adalah kualitas sumber daya manusia. Karena itu, saya bersama Bang Doel terus memperbaikinya,” katanya.

Di sektor transportasi, Pemprov DKI mengembangkan jaringan transportasi publik terintegrasi, salah satunya melalui bus Transjabodetabek yang melayani rute antarwilayah. Moda lain yang tengah dikembangkan adalah MRT dan LRT Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Pramono juga menyoroti rendahnya investasi asing langsung (foreign direct investment atau FDI) di Jakarta jika dibandingkan dengan Singapura dan Kuala Lumpur. Menurutnya, hal ini akan menjadi fokus utama ke depan, sebab pembangunan Jakarta tidak bisa hanya mengandalkan pajak, retribusi, dan dividen.

“Perlu cara berpikir baru untuk mencari pendanaan. Karena itu, saya akan menggagas Jakarta Collaboration Fund agar kita punya sumber pendapatan baru. BUMD juga harus siap untuk melantai di bursa lewat IPO,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Kearney Indonesia, Shirley Santoso, dalam paparannya menyebut bahwa posisi strategis Jakarta dan investasi yang tepat sasaran di berbagai sektor utama akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan serta meningkatkan kualitas hidup warga. Ia memproyeksikan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dari Rp0,3 miliar pada 2023 menjadi Rp2–2,4 miliar pada 2045.

“Transformasi Jakarta kami dorong menjadi kota metropolitan yang tangguh, inklusif, dan kompetitif—dengan infrastruktur kuat, ekonomi dinamis, tata kelola cerdas, dan kemitraan inovatif. Jakarta punya potensi untuk masuk jajaran 20 kota global terbaik pada 2045,” tutup Shirley.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.