Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transaksi Festival Halal BI Kaltim Mencapai Rp5,51 Miliar

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 23:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transaksi Festival Halal BI Kaltim Mencapai Rp5,51 Miliar Doc: ANTARA
Ket. Kepala BI Kaltim, Budi Wifihartanto, saat mengunjungi salah satu kios dalam Kala Fest 2025.

SAMARINDA – Transaksi dalam festival halal gelaran Bank Indonesia, Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) yang dikemas dalam Kaltim Halal Festival (Kala Fest) 2025, mencatat transaksi Rp5,51 miliar, baik dalam bentuk penjualan maupun transaksi pembiayaan usaha.

"Untuk hasil penjualan dari 146 kios Sharia Expo menghasilkan Rp561,65 juta, sedangkan selebihnya yang sebesar Rp4,95 miliar merupakan transaksi business matching pembiayaan UMKM oleh lembaga keuangan syariah," ujar Kepala BI Kaltim Budi Widihartanto di Samarinda, Selasa (27/5).

Pembiayaan UMKM oleh lembaga keuangan syariah senilai itu, katanya, disalurkan kepada 47 pelaku usaha syariah, yakni melalui kerja sama dengan tujuh lembaga keuangan.

Dalam Kala Fest 2025 yang digelar tiga hari kemarin tersebut juga berhasil mengumpulkan 936 transaksi wakaf, sehingga hasil dari wakaf ini juga akan digunakan untuk yang berkaitan dengan keagamaan.

Dalam festival halal yang melibatkan berbagai pihak terkait ini juga berhasil mencatat total kunjungan sebanyak 41.201 orang baik dalam rangkaian tablig akbar, seminar, talkshow, edukasi syariah, bazar syariah, sharia expo, serta melibatkan 278 peserta syariah competition.

Kala Fest, katanya lagi, sebagai bagian dari road to Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (Fesyar KTI), merupakan upaya untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur.

Sementara itu, Bayuadi Hardiyanto, Deputi Kepala Perwakilan BI Kaltim, mengatakan Bank Indonesia berkomitmen mendorong inovasi dan inklusi ekonomi syariah agar terus berkembang hingga mandiri.

"Kala Fest menjadi bukti konkret sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan mitra strategis dalam mendorong penguatan ekosistem halal yang inklusif dan berkelanjutan di daerah," katanya.

Ke depan, katanya, BI Kaltim terus bersinergi dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, terutama penguatan rantai pasok, peningkatan literasi masyarakat, perluasan dan pemanfaatan akses keuangan syariah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.