Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Induk Tiongkok Berlayar di Perairan Kepulauan Senkaku

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Induk Tiongkok Berlayar di Perairan Kepulauan Senkaku Doc: AFP/Anthony WALLACE
Ket. Kapal induk Tiongkok, Liaoning, saat berlayar di perairan Hong Kong pada Juli 2017 lalu. Kementerian Pertahanan Jepang pada Minggu (25/5) melaporkan bahwa kapal induk Tiongkok ini terpantau berlayar di Laut Tiongkok Timur di lepas pantai Kepulauan Senkaku

TOKYO - Kementerian Pertahanan Jepang pada Minggu (25/5) mengumumkan bahwa kapal induk Angkatan Laut Tiongkok, Liaoning, berlayar di Laut Tiongkok Timur (LTT) di lepas pantai Kepulauan Senkaku di Prefektur Okinawa. Kementerian itu mengatakan bahwa beberapa jet tempur tampak melakukan aktivitas lepas landas dan mendarat di kapal induk tersebut.

“(Kapal induk) Liaoning dan empat kapal lainnya dipastikan berlayar di perairan sekitar 200 kilometer sebelah utara Pulau Kubashima pada Minggu sekitar pukul 7 pagi. Sejumlah jet tempur dan helikopter terkonfirmasi lepas landas dan mendarat di Liaoning,” ungkap Kementerian Pertahanan Jepang.

Meski tidak ada pelanggaran wilayah udara, Pasukan Bela Diri (SDF) Udara Jepang tetap mengerahkan jet tempur.

Ini adalah pertama kalinya kementerian pertahanan mengumumkan aktivitas lepas landas dan pendaratan jet tempur menggunakan kapal induk Tiongkok yang berlayar di LTT.

Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa Jepang menempuh jalur diplomatik untuk mengungkapkan keprihatinan atas peningkatan aktivitas militer Tiongkok akhir-akhir ini.

Pada 3 Mei lalu, sebuah helikopter Pasukan Penjaga Pantai Tiongkok melanggar wilayah udara Jepang di sekitar Kepulauan Senkaku, dan Kementerian Pertahanan Jepang terus melakukan pengawasan di wilayah tersebut.

Jepang menguasai pulau-pulau tersebut, sementara Tiongkok dan Taiwan mengklaimnya. Pemerintah Jepang menegaskan bahwa mereka mempertahankan sikap tidak ada isu kedaulatan terkait sengketa wilayah ini. SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.