Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Tanam 100.000 Pohon di Sorong Wujud Jaga Kelestarian Alam

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 20:18 WIB | Oleh:
Aksi Tanam 100.000 Pohon di Sorong Wujud Jaga Kelestarian Alam Doc: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
Ket. Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau tampak menanam pohon yang digagas SKK Migas serta Pertamina EP Papua Field di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (27/5).

SORONG - Wakil Menteri (Wamen) Kehutanan Sulaiman Umar Siddiq mengatakan aksi penanaman 110 ribu pohon di Kota Sorong, Papua Barat Daya merupakan upaya untuk mewujudkan tanggung jawab menjaga dan melestarikan alam Papua.

"Saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada SKK Migas serta Pertamina EP Papua Field atas inisiatif luar biasa dalam menyelenggarakan aksi penanaman pohon hari ini," ucap Wamen saat mengikuti aksi penanaman pohon di Kelurahan Klawasi dan Pal Putih, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Selasa (27/5).

Menurut dia, kegiatan ini merupakan wujud nyata ikhtiar bersama dalam merawat dan melestarikan bumi.

Dia mengatakan, Kementerian Kehutanan, telah menetapkan rencana strategis (Renstra) tahun 2025 yang berfokus pada tiga aspek utama yakni ketahanan pangan, ketersediaan air, dan energi berkelanjutan.

"Aksi tanam pohon ini sangat sejalan dengan arah kebijakan tersebut", ujar Umar.

Dalam semangat Collaboration for Sustainability, Pertamina EP (PEP) Papua Field, yang merupakan bagian dari Zona 14 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, melaksanakan penanaman pohon dalam rangka rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kelurahan Klawasi dan Pal Putih, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Pelaksanaan penanaman pohon di Sorong berdasarkan kepada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6698 Tahun 2024, sebagai bentuk kepatuhan atas Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan seluas 117,31 hektare yang digunakan untuk operasional migas oleh SKK Migas – PT Pertamina EP.

"Program ini akan berlangsung dalam jangka panjang hingga tahun 2028, mencakup tahapan pemeliharaan berkelanjutan dan pemantauan rutin," katanya.

Pertamina EP Papua Field melakukan penanaman sebanyak 110.000 bibit pohon di atas lahan seluas 130 hektare dengan pola tanam intensif dengan jumlah 625 pohon.

Pohon yang ditanam itu, terdiri dari 60 persen tanaman kayu berupa Merbau, Matoa, Linggua, Sengon dan 40 persen merupakan tanaman hasil hutan bukan kayu (HHBK) seperti Rambutan, Durian dan Pinang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.