- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur Pramono: Pengelol...
Gubernur Pramono: Pengelolaan Keuangan DKI Konsisten dan Berkelanjutan
Senin, 26 Mei 2025, 14:58 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasi atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemprov DKI Jakarta untuk laporan keuangan tahun 2024.
Predikat ini merupakan yang kedelapan kali secara berturut-turut sejak 2017.
âAlhamdulillah, BPK RI kembali memberikan opini WTP atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta Tahun 2024,â ujar Gubernur Pramono dalam rapat paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (26/5).
Ia mengucapkan terima kasih kepada DPRD DKI Jakarta atas kolaborasi yang baik dalam menjalankan fungsi legislasi. Menurut dia, pencapaian ini mencerminkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
âTerima kasih juga kepada BPK RI atas pendampingan dan pemeriksaan yang objektif,â kata dia.
Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa opini WTP ini menjadi komitmen Pemprov DKI kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sebagai wujud nyata dari pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab demi kemajuan Jakarta dan kesejahteraan bersama.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemprov DKI yang akan menindaklanjuti berbagai temuan dan rekomendasi dari BPK RI, yang harus ditindaklanjuti dalam waktu 60 hari ke depan.
Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan, Gubernur Pramono menyebutkan tujuh langkah strategis yang tengah dijalankan Pemprov DKI:
1. Penguatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan,
2. Pengembangan sistem informasi persediaan secara elektronik,
3. Pensertifikatan tanah bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN),
4. Penagihan dan penatausahaan aset fasos dan fasum,
5. Penguatan sistem pengendalian internal oleh kepala perangkat daerah dengan pendampingan dari Inspektorat,
6. Reviu laporan keuangan berbasis risiko (risk-based review) oleh Inspektorat, dan
7. Percepatan tindak lanjut atas LHP BPK RI.
Gubernur Pramono pun menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik menjadi modal penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.
âSaya berharap capaian ini menjadi pemantik semangat untuk terus memperbaiki pengelolaan keuangan dan aset daerah,â ujar dia.
Ia berharap, sinergi antara Pemprov dan BPK RI terus terjalin dalam mewujudkan tata kelola yang efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
âPenguatan sinergi ini penting demi menyukseskan transformasi Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global,â pungkas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. ils/I-1
- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
- Opini WTP
- Pemprov DKI Jakarta
- Gubernur DKI Pramono Anung
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
Color of Jakarta 2026: Gubernur Pramono Janjikan Transportasi Gratis 5 Hari di HUT 500 Jakarta
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Gubernur DKI Pramono Nilai Bantuan Pembangunan Halte Perkuat Layanan Transjabodetabek
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.