Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Perahu Naga Frankfurt Jadi Ajang Pertukaran Budaya

📅 Senin, 26 Mei 2025, 19:32 WIB | Oleh:
Festival Perahu Naga Frankfurt Jadi Ajang Pertukaran Budaya Doc: visitfrankfurt
Ket. Festival Perahu Naga Frankfurt kedua dimulai pada Sabtu (24/5). Sebanyak 17 tim perahu naga internasional berkompetisi di Sungai Main, Frankfurt, Jerman untuk memperebutkan piala.

FRANKFURT - Pada suatu pagi di bulan Mei yang cerah, sepanjang tepi Sungai Main di pusat kota Frankfurt dipenuhi orang-orang yang ingin menikmati kemeriahan suasana acara yang menghadirkan perahu-perahu naga.

Festival Perahu Naga Frankfurt kedua dimulai pada Sabtu (24/5) pagi. Sebanyak 17 tim perahu naga internasional berkompetisi di Sungai Main untuk memperebutkan piala, dan yang lebih penting lagi untuk menikmati kegembiraan lomba.

Olahraga perlombaan perahu layar atau regata sangat populer di Kota Frankfurt, di mana perlombaan perahu naga telah berlangsung lebih dari 10 kali, kata Huang Yiyang, Konsul Jenderal Tiongkok di Frankfurt kepada Xinhua.

Hal yang lebih mengesankan tahun ini adalah inklusivitas acara ini, yang menarik lebih dari 500 pendayung dari berbagai negara termasuk Tiongkok, Jerman, Prancis, Amerika Serikat (AS), Thailand, sementara berbagai acara budaya Asia diadakan di sela-sela acara.

Menurut Huang, perlombaan ini didedikasikan untuk mempromosikan pertukaran budaya antara masyarakat Tiongkok dan Jerman. Visi tersebut kini dibagikan dan diikuti oleh lebih banyak negara.

Konsulat Jenderal Thailand, Indonesia, dan Kamboja memberikan dukungan penuh pada acara tahun ini, menjadikan festival tersebut sebagai sebuah pertunjukan budaya Asia yang meriah.

Sejumlah seniman dari Thailand, Indonesia, dan Kamboja turut memeriahkan acara dengan menampilkan atraksi muay thai serta berbagai tarian tradisional. Mereka bergabung dengan rekan-rekan dari Tiongkok yang membawakan musik rakyat dan menampilkan genderang perang keluarga Yang, serta tarian di atas panggung yang didirikan di antara deretan stan penjual makanan sepanjang tepi sungai.

Sungguh suatu kehormatan untuk dapat diundang bergabung dalam festival ini, kata Nattapong Lathapipat, konsul jenderal Thailand di Frankfurt dalam pidatonya. Keterlibatan Thailand akan menunjukkan komitmennya untuk "memupuk persatuan dan persahabatan serta saling pengertian di antara negara-negara lain yang berpartisipasi dalam acara ini."

Thomas Macholl, ketua pertama Frankfurt Canoe Club 1913 e.V. mengatakan kepada Xinhua bahwa elemen festival Tiongkok dalam perlombaan perahu naga baginya merupakan sebuah daya tarik yang mengesankan.

Saat perlombaan berlangsung, para pendayung dari masing-masing tim mengeluarkan sisi kompetitif mereka di atas perahu dan kembali menjadi teman selepas pertandingan, seperti keluarga besar," jelas Macholl.

"Dari pendekatan sportif, ada banyak tim yang menyenangkan di sana, dan mereka menikmati kegembiraan lomba. Dan itu adalah bagian yang paling penting, bukan?"

Jon Dyer, pelatih tim Joy Boat dari AS, terkesan dengan semangat yang "menular" dalam festival ini yang "merupakan jenis acara yang benar-benar ingin mereka ikuti."

Maria Rhoades, pelatih Donau Loong, mengatakan bahwa timnya telah berpartisipasi dalam Festival Perahu Naga Frankfurt untuk kedua kalinya. Pengalaman ini tidak hanya memberi mereka kegembiraan dari kerja keras dan kompetisi, tetapi juga memperdalam apresiasi mereka tentang bagaimana olahraga dapat menjadi jembatan yang kuat untuk pertukaran budaya.

"Saya suka bahwa semua rekan olahraga mengobrol bersama, bersenang-senang dan menikmati hari itu," katanya.

Guo adalah pendayung di tim Tiongkok dan bekerja di sebuah perusahaan logistik yang memiliki bisnis di Jerman, Belgia, Prancis, dan Spanyol.

Guo mengatakan bahwa rekan-rekannya dari negara-negara Eropa lainnya juga ikut serta dalam perlombaan perahu naga, yang merupakan kesempatan besar bagi perusahaan untuk menumbuhkan semangat tim dan bagi rekan-rekannya untuk merasakan budaya tradisional Tiongkok. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Trump Klaim Russia-Ukraina ...

Kabar Menggembirakan, Jantho Telah Melahirkan Bocah ke-12

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabar Menggembirakan, Janth...

Kawasan Ala Myeongdong Korea Akan Hadir di Jakarta

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kawasan Ala Myeongdong Kore...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.