Pemprov Bengkulu Wajibkan Pengembang Bangun Perumahan Tahan Gempa untuk Tingkatkan Ketahanan Bangunan

Minggu, 25 Mei 2025, 09:02 WIB

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan para pihak pengembang agar memastikan setiap perumahan yang dibangun harus dengan spesifikasi tahan gempa.

"Yang membangun perumahan tolong, kita daerah rawan gempa, salah satu upaya mitigasinya adalah dengan mempersiapkan bangunan yang standar ketahanannya, tahan gempa," kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Minggu.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi Bengkulu mewajibkan pengembang perumahan untuk membangun rumah tahan gempa sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan bangunan dan mengurangi risiko kerusakan akibat gempa bumi. — Sumber: Antara Foto

Dia mengatakan bencana gempa bumi yang mengguncang Bengkulu pada Jumat 23 Mei 2025 harus menjadi pengalaman berharga untuk memastikan upaya-upaya mitigasi berjalan demi menekan risiko ketika terjadi bencana, termasuk gempa.

Pemerintah Provinsi Bengkulu kata dia berkomitmen memberikan rasa aman, nyaman, ketertiban, dan keselamatan masyarakat dalam berbagai aspek, salah satunya terkait Provinsi Bengkulu yang merupakan daerah rawan bencana termasuk gempa bumi.

"Oleh karena itu kami menekankan kepada para pengembang pengusaha properti untuk memastikan rumah yang dibangun memenuhi standar tahan gempa. Kami juga mengimbau siapapun yang membangun rumah betul-betul memastikan kekuatan pondasi dan struktur bangunan rumah terjamin," kata dia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru yang menyatakan sebanyak 255 rumah warga Bengkulu rusak setelah diguncang gempa dengan magnitudo 6,0 magnitudo. Hal tersebut berdasarkan pemutakhiran data pada hari Sabtu (24/5), pukul 13.00 WIB.

Gempa yang terjadi pada Jumat (23/5), pukul 02.52 WIB itu dirasakan sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu. Sebanyak 255 unit rumah yang tersebar di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami kerusakan.

Rumah rusak di Kota Bengkulu berjumlah 206 unit, delapan diantaranya dengan kategori rusak berat. Sedangkan 6 fasilitas umum juga mengalami kerusakan, yaitu masjid 2 unit, kantor camat 2 unit dan sekolah 2 unit.

Sebaran kerusakan terdapat di lima kecamatan yaitu Kecamatan Selebar, Gading Cempaka, Singaran Pati, Sungai Serut dan Kampung Melayu. Di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah, sebanyak 49 rumah dan 4 unit sekolah rusak karena guncangan gempa.

  • Perumahan Tahan Gempa

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.