Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Ekosistem Laut, ASDP Tanam 30 Media Terumbu Karang di Surga Bawah Laut Labuan Bajo

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Jaga Ekosistem Laut, ASDP Tanam 30 Media Terumbu Karang di Surga Bawah Laut Labuan Bajo Doc: Dok. Istimewa

LABUAN BAJO – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Dalam upaya mendukung pelestarian ekosistem laut di wilayah timur Indonesia, ASDP menyerahkan bantuan 30 unit media tanam terumbu karang dalam kegiatan penanaman terumbu karang yang berlangsung di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (22/5).

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara ASDP dan Perkumpulan Bakti Tunas Negeri, sebuah komunitas yang fokus pada pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Seremoni penyerahan bantuan dan penanaman terumbu karang dilakukan secara simbolis di pesisir Labuan Bajo, yang merupakan salah satu kawasan destinasi pariwisata super prioritas nasional.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

“Sebagai BUMN yang beroperasi di sektor transportasi penyeberangan, ASDP tidak hanya fokus pada aspek ekonomi dan layanan publik, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga keseimbangan alam, terutama di wilayah pesisir yang menjadi titik vital operasional kami,” ujarnya.

Menurut Heru, terumbu karang memegang peranan penting sebagai rumah bagi ribuan spesies laut, penyangga garis pantai, dan penyedia sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, pemulihan ekosistem bawah laut harus menjadi agenda bersama yang berkelanjutan, melibatkan perusahaan, komunitas, dan masyarakat.

Labuan Bajo, sebagai salah satu gerbang wisata bahari kelas dunia, memiliki kekayaan bawah laut yang luar biasa. Namun, tekanan pariwisata dan aktivitas manusia telah menyebabkan kerusakan pada ekosistem laut.

Dengan bantuan media tanam ini, ASDP berharap dapat mempercepat proses rehabilitasi terumbu karang sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya konservasi laut.

Komitmen lingkungan berkelanjutan yang dilakukan ASDP dari penanaman terumbu karang ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), diantaranya SDGs nomor 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan nomor 14 tentang Ekosistem Lautan.

Sebelumnya, ASDP sudah berkontribusi dalam penanganan isu ekosistem laut melalui penanaman pohon mangrove di mana perusahaan berhasil menanam 5.000 pohon mangrove di Tangerang dan Lombok Timur. Program ini berkontribusi pada penyerapan emisi karbon sebesar 1.116 ton karbon dioksida ekuivalen (tCO?e) serta membantu pemulihan ekosistem pesisir sebagai habitat alami berbagai jenis flora dan fauna.

Adapun program TJSL ASDP selama ini diarahkan untuk mendukung tiga pilar keberlanjutan, yaitu sosial, ekonomi, dan lingkungan. Fokus terhadap pelestarian lingkungan hidup menjadi prioritas utama dalam menghadirkan nilai tambah jangka panjang tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi komunitas lokal dan generasi mendatang.

“Melalui inisiatif ini, kami ingin mendorong kesadaran kolektif bahwa menjaga laut bukan semata-mata tugas pemerintah atau aktivis lingkungan, tapi tanggung jawab kita semua. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin kecil, tapi jika terus dilakukan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak, dampaknya akan luar biasa,” ujar Heru menambahkan 

ASDP optimistis bahwa kolaborasi dengan komunitas lingkungan seperti Bakti Tunas Negeri dapat menjadi model sinergi yang berdampak. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperluas kontribusinya dalam mendukung kelestarian lingkungan di berbagai wilayah operasional, termasuk wilayah-wilayah terpencil dan strategis lainnya di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.