Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Luncurkan ‘Golden Dome’, Sistem Pertahanan Rudal Berteknologi Tinggi

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Trump Luncurkan ‘Golden Dome’, Sistem Pertahanan Rudal Berteknologi Tinggi Doc: istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi meluncurkan rencana ambisius sistem pertahanan rudal yang diberi nama ‘Golden Dome’, dengan estimasi anggaran sebesar 175 miliar dollar AS (sekitar 2,8 kuadriliun rupiah) dalam tiga tahun ke depan.

“Golden Dome (Kubah Emas) akan terintegrasi dengan sistem pertahanan yang telah kita miliki dan akan sepenuhnya beroperasi sebelum akhir masa jabatan saya. Jadi kita akan menyelesaikannya dalam waktu sekitar tiga tahun,” ujar Trump pada Selasa (20/5).

Dalam pernyataannya, Trump menyebut Golden Dome sebagai ‘perisai langit supercanggih’, yang dirancang untuk mendeteksi dan menetralisir berbagai ancaman rudal balistik, drone, hingga senjata hipersonik. Rencana ini menempatkan teknologi kecerdasan buatan (AI), sensor berdaya tinggi, dan sistem intersepsi otomatis sebagai inti dari operasional pertahanannya.

“Begitu selesai dibangun, Golden Dome akan mampu mencegat rudal, bahkan jika diluncurkan dari sisi lain dunia, atau bahkan dari luar angkasa. Ini akan menjadi sistem pertahanan terbaik yang pernah dibuat," katanya.

Tahap awal program ini akan mendapatkan alokasi dana sebesar 25 miliar dollar AS (sekitar 410,5 triliun rupiah), yang akan dimasukkan dalam rancangan undang-undang pengeluaran dan pemotongan pajak besar-besaran yang tengah diupayakan Trump untuk disetujui Kongres, meski menghadapi tantangan dari kalangan partainya sendiri yaitu Partai Republik.

Meski detail teknis belum diungkap sepenuhnya, Trump mengatakan sistem ini akan menggunakan “teknologi generasi terbaru” yang mencakup darat, laut, dan luar angkasa -- termasuk sensor dan pencegat berbasis ruang angkasa.

Trump menunjuk Jenderal Angkatan Luar Angkasa, Michael Guetlein, untuk memimpin pengembangan proyek ini.

Ketika ditanya apakah program ini merupakan permintaan militer, Trump menjawab bahwa ia yang mengusulkan, dan “semua komandan bilang, ‘Kami menyukai ide ini, Pak.’”

Masih belum jelas apakah sistem Golden Dome akan dirancang untuk melindungi seluruh wilayah AS atau hanya fokus pada pusat-pusat populasi besar dan kawasan strategis lainnya.

Namun, Trump menyebut bahwa Kanada telah menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dalam program ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.