Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Tol Padang-Sicincin Dinilai Akan Majukan Perdagangan dan Pariwisata

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 13:38 WIB | Oleh:
Pembangunan Tol Padang-Sicincin Dinilai Akan Majukan Perdagangan dan Pariwisata Doc: antara foto
Ket. Kondisi gerbang Tol Padang.

JAKARTA - Pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dinilai dapat menjadi katalis masuknya investasi baru.

“Tol Padang–Sicincin dapat menjadi katalis bagi investasi baru di sektor logistik, perdagangan, dan pariwisata, sehingga memperkuat daya saing daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat secara berkelanjutan," ujar Corporate Secretary PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG Vita Mahreyni di Jakarta, Kamis (22/5).

Jalan Tol Padang–Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Padang–Pekanbaru.

Jalan tol yang membentang sejauh 36,6 km ini merupakan jalan tol pertama di Provinsi Sumatera Barat yang melintasi 5 kecamatan dan 15 nagari di Kabupaten Padang Pariaman.

Tol Padang–Sicincin menjadi proyek infrastruktur strategis yang tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Kehadiran jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh antara Padang dan Sicincin menjadi hanya 30 menit dari sebelumnya sekitar 1,5 jam melalui jalan nasional.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan Tol Padang–Sicincin menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah karena termasuk dalam perubahan peraturan terbaru mengenai PSN, yaitu Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatera.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berkontribusi dalam pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin.

Vita Mahreyni mengatakan SIG dapat berkontribusi dalam pembangunan Tol Padang–Sicincin yang juga mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa, mempercepat mobilitas masyarakat, serta membuka akses baru ke sentra-sentra produksi lokal dan pariwisata.

Hingga Maret 2025, SIG telah memasok 88 ribu ton bahan bangunan untuk pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin tersebut.

“Kami menjamin kelancaran pasokan bahan bangunan untuk menyukseskan pelaksanaan proyek dengan kualitas dan kuantitas produk yang terjaga,” kata Vita Mahreyni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.